Papua Pacu Kemandirian Beras Lewat Program Cetak Sawah 30.000 Hektare

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua memulai penanaman perdana padi di Kota Jayapura sebagai tindak lanjut program cetak sawah tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya besar mendorong kemandirian pangan, khususnya beras, di Tanah Papua.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pangan (TPHP) Provinsi Papua, Lunanka V.M.L. Daimboa, mengatakan, pada 2025 terdapat empat lokasi cetak sawah di Papua, salah satunya di Kota Jayapura dengan luasan 100 hektare.

“Penanaman perdana hari ini dilakukan di lokasi Muara Tami. Dengan kegiatan ini, Kota Jayapura dinyatakan siap melakukan penanaman padi seluas 100 hektare,” kata Lunanka usai bertemu Gubernur di Kota Jayapura, Kamis (19/2/2026).

Dari penanaman itu, Ia berharap ke depan Kota Jayapura dapat menjadi salah satu wilayah andalan Provinsi Papua dalam pengembangan cetak sawah. Selain itu, Papua pada tahun ini mengupayakan perluasan cetak sawah hingga 30.000 hektare.

“Ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, agar Papua maju dalam swasembada pangan, bahkan menuju kedaulatan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua, Aser Rouw, menyampaikan bahwa sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian, pihaknya mendukung penuh usulan Pemerintah Provinsi Papua terkait cetak sawah 30.000 hektare.

“Usulan ini sangat kami apresiasi dan pada prinsipnya Kementerian Pertanian terbuka terhadap target yang diusulkan daerah,” kata Rouw.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan langkah awal berupa verifikasi lahan bersama Direktorat Pemetaan Lahan Pertanian, dilanjutkan dengan survei, investigasi, dan desain (SID) untuk menyiapkan dokumen perencanaan teknis.

Menurut Aser, saat ini kemampuan Papua dalam memenuhi kebutuhan beras secara mandiri baru sekitar 10 persen, sehingga masih sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Dengan realisasi cetak sawah 30.000 hektare, Papua diyakini dapat mencapai kemandirian beras.

“Bahkan jika bisa tanam dua kali setahun, Papua bukan hanya mandiri, tapi juga surplus, sehingga kelebihan produksi dapat disalurkan ke wilayah lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu tantangan utama dalam program ini adalah ketersediaan alat berat, terutama eksavator. Untuk target 30.000 hektare, dibutuhkan sekitar 200–300 unit alat berat agar pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu enam bulan.

“Karena itu, perhitungan teknis harus sangat kuat. Program ini juga bukan multiyears, melainkan year by year, sehingga setiap tahun target harus direalisasikan,” kata Aser.

Aser juga mengapresiasi konsep Pemerintah Provinsi Papua yang ingin mengendalikan pekerjaan cetak sawah melalui peran badan usaha milik daerah (BUMD). Menurutnya, jika konsep ini berhasil, Papua berpotensi menjadi model nasional.

“Ini terobosan luar biasa. Jika Pemda bisa mengambil peran lebih besar dan berhasil, kami akan dorong menjadi model nasional,” katanya.

Gubernur Papua, kata Aser, menyambut baik rencana besar ini dan meminta seluruh pihak terkait bekerja maksimal, baik dalam aspek perencanaan maupun teknis lapangan, agar target kemandirian pangan dapat tercapai. (*)

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru