Ny. Yuliana Pahabol Dukung UMKM Papua Pegunungan di FBLB 2025

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 7 Juli 2025 — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Yuliana K. Pahabol, menghadiri pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-33 yang digelar di Distrik Wosilimo, Kabupaten Jayawijaya. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Papua Pegunungan, Yuliana turut aktif mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal melalui kunjungan langsung ke berbagai stand UMKM yang meramaikan festival.

Didampingi oleh Wakil Gubernur Papua Pegunungan sekaligus Pembina Dekranasda, Ones Pahabol, Ny. Yuliana menyambangi satu per satu stand UMKM yang menampilkan beragam produk khas Papua Pegunungan, mulai dari makanan tradisional, kerajinan tangan seperti noken, gelang etnik, hingga produk-produk kreatif lainnya. Ia bahkan membeli beberapa produk sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.

“Saya sangat mengapresiasi semangat para pelaku UMKM di Jayawijaya. Mereka begitu antusias memamerkan hasil karya dan produk unggulan masing-masing. Ini adalah momentum penting untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan memperkenalkan kekayaan budaya kita,” ujar Yuliana.

Dalam pernyataannya, Ny. Yuliana menekankan pentingnya festival budaya seperti FBLB sebagai wadah promosi dan pengembangan UMKM. Ia berharap agar pelaku usaha kecil di Papua Pegunungan dapat terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Sebagai Ketua Dekranasda, saya berharap agar UMKM Papua Pegunungan bisa tampil di berbagai event nasional maupun internasional. Produk kita punya nilai budaya yang tinggi dan kualitas yang tak kalah dengan daerah lain,” tegasnya.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, yang juga menjabat sebagai Pembina Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan, turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM lokal. Ia menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat identitas budaya daerah.

“UMKM adalah pilar ekonomi rakyat. Melalui festival seperti ini, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan mandiri secara ekonomi,” ujar Ones.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Dekranasda yang telah aktif mendorong pelaku UMKM untuk tampil dan berkembang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Dekranasda, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan ekonomi berbasis budaya.

“Saya berharap produk-produk UMKM Papua Pegunungan bisa menembus pasar nasional dan internasional. Kita punya potensi besar, dan tugas kita adalah membuka jalan bagi mereka,” tambahnya.

Selain mengunjungi stand UMKM, Ny. Yuliana juga menyaksikan langsung atraksi budaya perang-perangan yang menjadi salah satu daya tarik utama Festival Budaya Lembah Baliem. Atraksi ini menggambarkan tradisi masyarakat Lembah Baliem dalam menyelesaikan konflik secara adat, dan telah menjadi simbol kekuatan serta kearifan lokal.

Festival yang telah berlangsung selama 33 tahun ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati kawasan festival, menciptakan suasana yang semarak dan penuh kebanggaan.

Ny. Yuliana menutup kunjungannya dengan harapan agar festival seperti FBLB terus menjadi ruang bagi masyarakat Papua Pegunungan untuk menunjukkan potensi terbaik mereka, baik dalam bidang seni, budaya, maupun ekonomi kreatif.

“Semoga dengan adanya event seperti ini, UMKM kita terus bertumbuh, menghasilkan produk yang bermanfaat, dan membawa dampak positif bagi keluarga dan masyarakat luas,” tutupnya.

Festival Budaya Lembah Baliem ke-33 menjadi bukti bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dekranasda, TP-PKK, dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, menjadi kunci dalam mendorong kemajuan UMKM menuju panggung yang lebih luas.

 

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum
74 Tahun Masuknya Gereja Katolik di Sugapa, Polres Intan Jaya Hadir Mendukung Perayaan dengan Semangat Kebersamaan
Sekda Elai Giban Tekankan Disiplin ASN dan Penertiban Aset dalam Apel Pagi Pemprov Papua Pegunungan
Bupati Lanny Jaya Tegaskan Bahasa Ibu sebagai Identitas Papua di Kongres Bahasa Daerah Se-Indonesia
Fredi Ginia Tabuni Turun ke Lapangan: Pemerintah Lanny Jaya Dorong Pembangunan Jalan, Air Bersih, dan Sanitasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kesehatan Warga
Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029
Sinergi Empat Provinsi Dorong Ekonomi Syariah, Papua Catat Kemajuan Positif
Dari Jalan Raya ke Lapangan Upacara, Kapolda Papua Tengah Tunjukkan Kepedulian Polri terhadap Pendidikan dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:28 WIT

Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:12 WIT

74 Tahun Masuknya Gereja Katolik di Sugapa, Polres Intan Jaya Hadir Mendukung Perayaan dengan Semangat Kebersamaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Sekda Elai Giban Tekankan Disiplin ASN dan Penertiban Aset dalam Apel Pagi Pemprov Papua Pegunungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:17 WIT

Bupati Lanny Jaya Tegaskan Bahasa Ibu sebagai Identitas Papua di Kongres Bahasa Daerah Se-Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Fredi Ginia Tabuni Turun ke Lapangan: Pemerintah Lanny Jaya Dorong Pembangunan Jalan, Air Bersih, dan Sanitasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kesehatan Warga

Berita Terbaru