Masyarakat Wouma dan Walesi ketika menyampaikan aspirasinya di Depan Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Kamis (27/7)
WAMENA- Perwakilan masyarakat Distrik Wouma dan Walesi datangi Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan untuk meminta menghentikan aktifitas pengukuran tanah di Walesi. Tanah Wouma dan Walesi masih dalam pro dan kontra mengenai nantinya dijadikan tempat pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua.
Perwakilan Masyarakat Walesi dan Wouma, Imanuel Ikinia mengatakan sesuai kesepakatan bersama Asisten II dan Pj Sekda Papua Pegunungan bahwa pembangunan akan dilaksanakan setelah ada pertemuan pihak pro maupun kontra, namun secara diam-diam aktifitas pengukuran tanah di Walesi tanpa ada pemberitahuan dilakukan pengurukuran.
“Sesuai kesepakatan awal pembangunan akan jalan setelah ada pertemuan antara pro dan kontra, Asisten II dan Setda akan melaporkan kepada Gubernur, tapi pengukuran, pencaplokan ini terus jalan secara sembunyi-sembunyi,”Katanya.
” Jangan lagi pemerintah bikin pertumpahan darah, sudah cukup, Fasilitasi kami untuk duduk bersama dan mencari solusi bersama,”katanya.
Maikel Wetipo salah satu pemuda Wouma mengatakan stop melakukan pengukuran secara tersembunyi -tersembunyi tanpa ada kejelasan maupun pertemuan pihak pro dan kontra.
“Jangan main-main, harus ada penyelasan baik antara pro maupun kontra terlebih dulu,”Tambahnya.(aki/gin)
WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…
Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…
WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…
Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…
Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura dua periode (2011–2016 dan 2017–2022), Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengapresiasi kehadiran…