Masa Salah Satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lanny Jaya Lempari TNI/Polri yang Melaksanakan Pengamanan

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Personel Polres Lanny Jaya telah usai melakukan pembubaran dari aksi spontan anarkis oleh pendukung salah satu paslon bupati dan wakil bupati dengan melakukan pelemparan batu ke aparat keamanan TNI-POLRI di Kab. Lanny Jaya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (09/12/2024), dan dari aksi anarkis tersebut menyebabkan rusaknya Mobil Pajero Putih PA 1985 B milik Ketua KPU Kab. Lanny Jaya, dan Kaca Hotel Nawi Abua Kab. Lanny Jaya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya aksi spontan anarkis tersebut.

“Benar, kejadian itu berawal dari Pelaksanaan Rapat Koordinasi terkait Sidang Pleno yang terhambat di Kab. Lanny Jaya, sebagai upaya mencari kesepakatan dan solusi terbaik guna melanjutkan Pleno 18 Distrik yang masih tersisa,” ucap Kabid Humas Polda Papua.

Dan ditempat terpisah Kapolres Lanny Jaya, Kompol Nursalam Saka S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa massa pendukung yang membawa Alat Perang Tradisional dan Parang tidak puas dengan hasil keputusan rapat dan akan dilanjutkan Rapat Pleno lanjutan 18 distrik yang tertunda dan akan dilaksanakan malam ini.

“Massa melakukan aksi anarkis dengan melakukan pelemparan terhadap aparat keamanan TNI-POLRI yang melaksanakan pengamanan di Hotel Nawi Abua,” ucap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa penyebab lain terjadinya aksi anarkis adalah ketika salah satu massa pendukung Paslon Bupati adalah adanya teriakan dari massa pendukung lainnya yang meneriakkan kemenangan bupatinya.

Kapolres menambahkan, dengan mendengar teriakan tersebut, Massa pendukung salah satu Paslon langsung menyerang massa pendukung lainnya dengan panah, sehingga terjadi aksi saling serang antar pendukung massa, namun dengan cepat Korlap dan Timses dari masing-masing menghalau massa untuk mundur dan dapat dikendalikan.

“Tidak menutup kemungkinan massa aksi saling serang tersebut akan terjadi kembali karena tidak ketidak puasan dari salah satu massa paslon,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Humas Polda Papua

Berita Terkait

Penguatan Peran Bunda PAUD Papua Pegunungan, Pokja dan BPMP Gelar Pembekalan Jelang Pelantikan
Ones Pahabol: MBG Jadi Solusi Pengangguran dan Penggerak Ekonomi Papua Pegunungan
Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia
Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo
Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga
Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera
Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung
Yan Mandenas Kunjungi Lapas Nabire, Dorong Perbaikan Fasilitas dan Sistem Keamanan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:43 WIT

Penguatan Peran Bunda PAUD Papua Pegunungan, Pokja dan BPMP Gelar Pembekalan Jelang Pelantikan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:25 WIT

Ones Pahabol: MBG Jadi Solusi Pengangguran dan Penggerak Ekonomi Papua Pegunungan

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIT

Tujuh Sekolah Dasar Gelar Ujian Bersama di SD Negeri Mulia

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIT

Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo

Senin, 4 Mei 2026 - 17:47 WIT

Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga

Berita Terbaru