Mama Helena Tabuni Yigibalom Resmi Dikukuhkan sebagai Bunda PGRI Lanny Jaya

- Penulis

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIOM, 25 November 2025 — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Lanny Jaya tahun ini menjadi lebih istimewa. Selain menggelar upacara dan syukuran, kegiatan ini juga menandai momen penting: pengukuhan Bunda PGRI Kabupaten Lanny Jaya, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Lanny Jaya.

Dalam suasana yang penuh khidmat dan haru, Helena Tabuni Yigibalom resmi dikukuhkan oleh PGRI Provinsi Papua sebagai Bunda PGRI Kabupaten Lanny Jaya. Pelantikan ini menjadi simbol penguatan peran perempuan dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam mendampingi dan memperjuangkan kesejahteraan serta martabat para guru di wilayah pegunungan Papua.

Hadirnya Para Tokoh Daerah

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd., Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni, ST, Sekretaris Daerah Tendien Wenda, S.Th., S.IP., M.Si., Ketua GOW Berlinda Tabuni, S.KM, Ketua PGRI Lanny Jaya Resmin Kogoya, S.Pd., M.Pd., serta perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri dan tamu undangan lainnya. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.

 Pesan Haru dari Bunda PGRI Helena Yigibalom

Dalam sambutannya, Bunda PGRI Helena Tabuni Yigibalom menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh guru di Lanny Jaya, dari Beam hingga Kuyawage, dari Yulu hingga Wereka. Ia menggambarkan perjuangan para guru yang dengan penuh kesabaran dan ketulusan mengabdi di balik-balik gunung, menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki, demi satu tujuan mulia: mencerdaskan anak-anak bangsa.

“Bapak dan Ibu guru adalah orang-orang paling berpengaruh dalam perjalanan pendidikan anak-anak kami. Dengan bahasa sederhana dan penjelasan yang sabar, kalian mengubah ketidaktahuan menjadi pengetahuan, ketakutan menjadi keberanian,” ucap Helena dengan suara bergetar.

Ia juga mengajak para guru untuk terus menjadi teladan, tidak hanya dalam ilmu, tetapi juga dalam akhlak, integritas, dan semangat pengabdian. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendampingi perjuangan para guru melalui kebijakan yang berpihak pada pendidikan, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan.

Seruan untuk Anak Bangsa

Tak lupa, Helena juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa di Lanny Jaya agar senantiasa menghormati guru. “Dari merekalah kalian mengenal dunia, mengenal nilai, dan mengenal jati diri. Tanpa guru, kita tidak akan pernah berdiri setegak ini,” ujarnya.

Sebagai penutup, Helena memanjatkan doa agar seluruh dedikasi dan pengabdian para guru dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia menegaskan bahwa peran guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penjaga masa depan bangsa dan cahaya bagi peradaban.

 Simbol Perempuan dalam Pendidikan

Pengukuhan Helena Tabuni Yigibalom sebagai Bunda PGRI juga menjadi simbol penting peran perempuan dalam dunia pendidikan. Sebagai istri Bupati dan tokoh perempuan di Lanny Jaya, Helena diharapkan mampu menjadi jembatan antara pemerintah, masyarakat, dan para pendidik dalam memperjuangkan hak-hak guru serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan inklusif.

Penutup Penuh Semangat

Acara ditutup dengan semangat perjuangan khas PGRI yang menggema di seluruh halaman kantor bupati:

“Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas, Yes! Siapa Kita?”

Seruan ini menjadi penegas bahwa guru bukan hanya profesi, tetapi panggilan jiwa. Dan di Kabupaten Lanny Jaya, semangat itu terus menyala—dengan dukungan penuh dari para pemimpin daerah dan sosok Bunda PGRI yang baru, Helena Tabuni Yigibalom.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemda Lanny Jaya

Berita Terkait

Kasus Penikaman Penjual Bakso Gegerkan Wamena, Polres Jayawijaya Kumpulkan Keterangan Warga dan Pastikan Situasi Tetap Kondusif
Polsek Asologaima Gelar Patroli Harkamtibmas, Kapolsek Samladin Tekankan Pentingnya Jaga Keamanan Bersama Warga
Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo Tampil di Parade Wastra Nusantara, Perkenalkan Busana Tradisional sebagai Identitas dan Kebanggaan Budaya
Bupati Wilem Wandik Dorong Inovasi Pengrajin Tolikara di Kriyanusa 2026: Dari Batik Tulis, Noken, hingga Produk Emas Papua Tampil di Panggung Nasional
Langkah Nyata Perkuat Pelayanan Publik: Batu Pertama Pembangunan Polsek Agimuga, Kokonao, dan Fasilitas Kesehatan Bhayangkara Mimika Diletakkan
Polres Puncak Jaya Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Persatuan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Korban Penganiayaan Berat di Dogiyai, Aipda Agus Sugianto Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk Penanganan Medis Lanjutan
Polda Papua Tengah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Persatuan dan Pelayanan Humanis

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:17 WIT

Kasus Penikaman Penjual Bakso Gegerkan Wamena, Polres Jayawijaya Kumpulkan Keterangan Warga dan Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:10 WIT

Polsek Asologaima Gelar Patroli Harkamtibmas, Kapolsek Samladin Tekankan Pentingnya Jaga Keamanan Bersama Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:53 WIT

Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo Tampil di Parade Wastra Nusantara, Perkenalkan Busana Tradisional sebagai Identitas dan Kebanggaan Budaya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:39 WIT

Bupati Wilem Wandik Dorong Inovasi Pengrajin Tolikara di Kriyanusa 2026: Dari Batik Tulis, Noken, hingga Produk Emas Papua Tampil di Panggung Nasional

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIT

Langkah Nyata Perkuat Pelayanan Publik: Batu Pertama Pembangunan Polsek Agimuga, Kokonao, dan Fasilitas Kesehatan Bhayangkara Mimika Diletakkan

Berita Terbaru