Kunjungi Masyarakat di Pengungsian, Pj Bupati Nduga Meminta Semua Pihak Berikan Perhatian Serius

- Penulis

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENYAM-Lebih dari satu tahun masyarakat dari 15 Distrik di kabupaten Nduga mengungsi di Ibukota Kenyam. Hal ini menjadi perhatian serius Penjabat (PJ) Bupati Nduga Elai Giban, SE, MM. Karenanya Sabtu (29/06) Ia mengunjungi salah satu titik pengungsian di kota Kenyam, yakni Komplek pasar baru kota Kenyam.

Terdapat 200 kepala keluarga dari Disrik Paro yang mendiami tempat tersebut. Dengan fasilitas seadanya, Pj Bupati mengaku haru, bersedih dan prihatin dengan keadaan yang sudah berlangsung lebih dari setahun ini

“Tanggal 31 Mei saya dilantik menjadi Penjabat Bupati, namun sampai saat ini minim sekali informasi yang saya dapatkan tentang keadaan Nduga. Mohon maaf baru bisa bertemu bapak ibu saat ini. Saya minta Dinas terkait lebih proaktif mendata dan melaporkan keadaan Kabupaten Nduga”Tegasnya.

Dalam diskusi dengan pengungsi, Ketersediaan lahan dan rumah layak huni menjadi permintaan para pengungsi, namun dengan terbatasanya APBD Nduga, Pj Bupati akan berupaya menyediakan lahan yang di minta dan berharap pemerintah Provinsi maupun Pusat juga dapat memperhatikan masalah pengungsi Nduga

“Saat ini ada 15 distrik terdampak dan masing-masing distrik membutuhkan lahan untuk berkebun agar ekonomi berjalan, rumah layak huni juga harus kita sediakan. Saya akan memohon perhatian pemerintah Pusat maupun Provinsi”Harapnya.

Sebagai Penjabat Bupati, Elai Giban mengaku memimpin Nduga tidak akan lebih dari setahun dan tugas utamanya adalah penyelenggarakan Pemilihan umum Kepala Daerah, namun ia menegaskan secara khusus akan memperhatikan permasalahan seperti Stunting, Inflasi, kemiskinan ektrim dan Indek Pembangunan Manusia (IPM) yang sangat rendah. Karenanya ia meminta kegiatan Organisasi Perangkat Daerah Kab. Nduga harus berdampak langsung dirasakan oleh masyarakat

“Saya lihat disini banyak anak-anak. dinas terkait mohon diperhatikan kesehatan dan gizinya, lakukan posyandu dengan rutin”Harapnya.

Terkait dengan pendidikan dan pembangunan IPM Nduga, Pj Bupati berinisiatif menghadirkan Prof. Yohanis surya ke Nduga dalam waktu dekat dan mengajak pengungsi untuk bergabung dalam program Gasing yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

“Saya mencanangkan program Nduga pandai berhitung dan menghadirkan Prof. Yohanis surya dan tim untuk mengajar berhitung metode Gasing, saya minta anak-anak disini ikut bergabung, dengan itu semoga bisa mendongkrak IPM nduga”Tegasnya.

Selain membahas permasalahan taraf hidup masyarakat Nduga khususnya para pengungsi. Pj Bupati Elai juga menyinggung pertikaian masyarakat akibat pemilihan legislatif yang sampai saat ini masih terjadi. Pj Bupati meminta masyarakat pengungsi tidak ikut mengambil bagian.

“Jangan menambah kesusahan dengan ikut-ikutan bertikai masalah legislatif, jangan sampai ada korban berikutnya. Saya minta masyarakat fokus dengan kegiatan masing-masing dengan memperhatikan pendidikan, kesehatan dan ekonomi keluarga”Bebernya.

Memimpin daerah yang cukup sulit, Elai Giban berkomitmen untuk memaksimalkan stakeholder dan potensi yang ada. Karenanya saat ini ia berupaya membenahi manajemen ASN dan menertibkan tata kelola keuangan daerah agar berjalan efektif dan efisien

“Disetiap titik saya berkunjung, aspirasi masyarakat hanya satu yakni masyarakat Nduga rindu akan sentuhan pelayanan dan pemerintah. Sedikit demi sedikit kami berupaya memenuhi harapan masyarakat”Cetusnya.

Pj Bupati juga menepis stigma negatif yang selalu dialamatkan kepada Kabupaten Nduga yang dilabeli sebagai daerah rawan konflik.

“Secara umum daerah ini aman, kalaupun ada yang bertikai itu antar mereka saja. Tidak mengganggu warga yang lain”Bebernya.

Karenanya Pj Bupati mengajak seluruh komponen bekerja dengan hati di Daerah ini khususnya kepada para ASN di lingkungan Pemerintah Kab Nduga.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Kapolda Cup I 2026 Masuki Perempat Final, Empat Tim SMP Nabire Berebut Tiket ke Final
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Mimika Barat Ajak Jemaat Kokonao Jaga Kedamaian Menjelang Natal
Kapolres Dogiyai Pimpin Patroli Dialogis Jarak Jauh, TNI-Polri Perkuat Pengamanan dan Cegah Gangguan Kamtibmas di Dua Kampung
Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya
Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka
Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara
Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:43 WIT

Kapolda Cup I 2026 Masuki Perempat Final, Empat Tim SMP Nabire Berebut Tiket ke Final

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:45 WIT

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Mimika Barat Ajak Jemaat Kokonao Jaga Kedamaian Menjelang Natal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:36 WIT

Kapolres Dogiyai Pimpin Patroli Dialogis Jarak Jauh, TNI-Polri Perkuat Pengamanan dan Cegah Gangguan Kamtibmas di Dua Kampung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:21 WIT

Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23 WIT

Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka

Berita Terbaru