Daerah

Kolaborasi Pendidikan Formal dan Adat, Anak Pedalaman Jayawijaya Kini Punya Harapan Baru

WAMENA, PAPUA PEGUNUNGAN — Akses pendidikan di pedalaman Kabupaten Jayawijaya kini mendapat angin segar. Ruang kelas sekolah jarak jauh SD YPPK Santo Don Bosko Pugima di Distrik Itlay Hisage secara resmi diberkati dan dibuka pada Minggu (2/8/2026).

Uniknya, program pendidikan formal ini berkolaborasi langsung dengan Sekolah Adat demi menjamin hak pendidikan sekaligus melestarikan kearifan lokal bagi anak-anak di wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Prosesi pemberkatan ruang kelas baru tersebut berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat Eksekutif Keuskupan Jayapura, Pastor Yanuarius Douw, dengan didampingi oleh Pastor Paroki Pugima.

Direktur Eksekutif YPPK Fransiskus Asisi Kabupaten Jayawijaya, Edison Mario Wantik, menjelaskan bahwa pembukaan kelas jarak jauh ini berawal dari keprihatinan mendalam atas banyaknya anak usia sekolah dasar di Kampung Yogonima dan sekitarnya yang belum tersentuh pendidikan formal.

“Meskipun potensi peserta didik mencapai 4 hingga 5 rombongan belajar (rombel), kami memulai tahap awal pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini dengan 3 kelas yang berfokus pada materi dasar calistung (baca, tulis, dan hitung),” ujar Edison.

Untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar, pihak YPPK berencana menambah 2 hingga 3 tenaga pengajar di sekolah induk Pugima yang nantinya akan diatur menggunakan sistem jadwal bergilir (rolling).

Edison pun berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya dapat lebih terbuka dalam mendukung YPPK sebagai mitra strategis. Hal ini penting agar anak-anak tidak hanya memperoleh pendidikan adat, tetapi juga memiliki jenjang pendidikan formal yang jelas hingga ke tingkat SMP dan SMA di Kota Wamena.

Kepala Distrik Itlay Hisage, Marius Hisage, menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa syukur atas hadirnya kolaborasi pendidikan formal dan nonformal ini. Ia menegaskan bahwa pihak distrik dan masyarakat menerima kehadiran sekolah tersebut secara transparan dan terbuka.

“Pembangunan awal sekolah ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan memanfaatkan kayu buah dan beratap alang-alang. Kami berharap Pemerintah Daerah Jayawijaya dapat hadir membantu memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan dan tenaga pengajar tetap,” ungkap Marius.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan masyarakat Itlay Hisage, Soleman Itlay, menegaskan bahwa sekolah jarak jauh ini bertujuan untuk memperpendek rentang kendali pelayanan pendidikan bagi anak usia dini sesuai amanat UUD 1945.

Untuk tahap awal, pengajaran akan dibantu oleh tenaga pengajar lokal berlatar belakang S1, D3, maupun SMA yang bersiap mengajar secara sukarela, sembari menunggu anggaran operasional seperti Dana BOS tercairkan melalui Dapodik SD YPPK Santo Don Bosko Pugima.

Tak hanya itu, Sekolah Adat juga akan berkontribusi aktif menyusun materi ajar muatan lokal (mulok) untuk diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan.

Dengan dimulainya operasional kelas jarak jauh dan Sekolah Adat ini, masyarakat berharap generasi muda di Distrik Itlay Hisage dapat meraih masa depan yang lebih cerah tanpa kehilangan identitas kebudayaan mereka. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Geisler Ap Menang TKO, Ribuan Penonton Wamena Bergemuruh

Geisler Ap Tutup Laga di Wamena dengan Kemenangan Meyakinkan, Siap Kembali Tatap Pentas Internasional WAMENA,…

59 menit ago

Kejurda Tinju Papua Pegunungan Resmi Dibuka, 132 Atlet Bertarung

WAMENA, 3 Agustus 2026 – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Piala Gubernur Papua Pegunungan Cup…

2 jam ago

Polresta Jayapura Tegaskan Larangan Long March Demi Keamanan Kota

JAYAPURA- Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Jayapura tetap aman dan kondusif selama…

3 jam ago

Pemda Nduga dan Bank Papua Luncurkan SP2D Online, Perkuat Reformasi Birokrasi Digital

TIMIKA, 3 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga terus memperkuat reformasi birokrasi melalui transformasi digital di…

4 jam ago

Merah Putih Jadi Simbol Persatuan, Kapolres Deiyai Imbau Partisipasi Warga

DEIYAI – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kapolres…

5 jam ago

Aksi Brutal KKB di Tolikara: Empat Nyawa Pekerja Infrastruktur Melayang

JAYAPURA-Aksi teror kembali mengguncang Papua Pegunungan. Empat pekerja proyek jalan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)…

7 jam ago