Jayapura, 11 Juni 2026 – Festival Cenderawasih (Fescend) ke-3 resmi dibuka di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua dengan tema “Sinergi dan Transformasi Digital dalam Penguatan Ekonomi Papua yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong ekonomi Papua berbasis kearifan lokal, teknologi, serta kolaborasi lintas sektor.
Pembukaan dilakukan oleh Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Yunianto, bersama Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM & Transmigrasi Papua, Jimmy A. Y. Thesia, serta Anggota MRP Pokja Perempuan, Febiola Iriani Ohei. Dalam sambutannya, Yunianto menegaskan bahwa Fescend adalah wujud semangat bersama membangun Papua yang inklusif, berdaya saing, terdigitalisasi, dan berkelanjutan.
Jimmy Thesia menambahkan, Fescend bukan sekadar festival seni dan budaya, melainkan motor penggerak inovasi, pameran produk unggulan, dan episentrum kolaborasi ekonomi kreatif di Tanah Papua.
Rangkaian Acara
- Fescend Forum (8–12 Juni 2026): pelatihan UMKM, sertifikasi, business matching, talkshow, dan edukasi ekonomi digital.
- Fescend Fair (19–21 Juni 2026, Mall Jayapura): pameran produk UMKM unggulan Papua, QRIS Shopping Rally, talkshow interaktif, dan perlombaan literasi keuangan digital.
- Pre-event: onboarding digital UMKM Program MATOA, pendampingan industri kreatif syariah, sertifikasi halal, Papua Economic and Investment Forum (PEIF), serta Syiar Halal Fair pakai QRIS (SHAFAR).
Inovasi Baru
Salah satu terobosan tahun ini adalah peluncuran Fescend Fair Mart, wadah terintegrasi yang menampilkan produk UMKM, termasuk karya masyarakat asli Papua. Kehadiran platform ini diharapkan memperluas akses pemasaran, memperkuat ekosistem ekonomi digital, dan meningkatkan daya saing UMKM Papua secara berkelanjutan.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: BI Perwakilan Papua















