Daerah

Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta Bestari Tabo Tampil di Parade Wastra Nusantara, Perkenalkan Busana Tradisional sebagai Identitas dan Kebanggaan Budaya

JAKARTA, 30 September 2026 – Keindahan dan kekayaan budaya Papua Pegunungan kembali mendapat ruang untuk diperkenalkan di panggung nasional. Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Anggieta Bestari Tabo, turut ambil bagian dalam Parade Pakaian Wastra Daerah yang digelar pada penutupan Pameran Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Parade tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan penutupan Kriyanusa 2026 yang diikuti oleh 38 Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) tingkat provinsi dari seluruh Indonesia. Masing-masing peserta menampilkan kekayaan wastra dan identitas budaya daerahnya melalui busana yang dikenakan.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Anggieta Bestari Tabo tampil memperkenalkan busana tradisional khas Papua Pegunungan sebagai bagian dari upaya mempromosikan kekayaan budaya dan karya masyarakat daerah di tingkat nasional.

Keikutsertaan Papua Pegunungan dalam parade ini tidak sekadar menjadi ajang memperkenalkan keindahan busana tradisional, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya masyarakat di wilayah pegunungan Papua memiliki nilai seni, identitas, dan potensi yang patut dikenal secara luas.

Busana tradisional yang diperkenalkan menjadi simbol kebanggaan terhadap warisan budaya leluhur sekaligus mencerminkan semangat masyarakat Papua Pegunungan dalam menjaga dan melestarikan identitas daerah di tengah perkembangan zaman.

Ny. Anggieta Bestari Tabo menekankan pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus mendorong para pengrajin lokal untuk terus mengembangkan kreativitas mereka.

“Papua Pegunungan memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Melalui parade wastra Nusantara ini, kami ingin memperkenalkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa busana tradisional Papua Pegunungan bukan sekadar pakaian, tetapi merupakan identitas, kebanggaan, dan warisan budaya yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Anggieta.

Ia juga mengajak generasi muda Papua Pegunungan untuk mencintai produk lokal dan mengambil bagian dalam upaya pelestarian budaya daerah.

“Saya berharap generasi muda Papua Pegunungan semakin bangga mengenakan busana tradisional dan menggunakan hasil karya pengrajin lokal. Kita harus terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur. Dengan begitu, kekayaan budaya Papua Pegunungan dapat semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Keikutsertaan Ketua Dekranasda Papua Pegunungan dalam parade tersebut juga menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi produk kerajinan masyarakat, termasuk noken, aksesori tradisional, batik, dan berbagai karya kreatif khas Papua Pegunungan.

Melalui kegiatan seperti Kriyanusa, diharapkan para pengrajin lokal semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas, kreativitas, dan daya saing produknya sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Parade Wastra Nusantara yang mempertemukan 38 Ketua Dekranasda provinsi ini sekaligus menjadi gambaran keberagaman budaya Indonesia. Setiap daerah hadir dengan ciri khasnya masing-masing, memperlihatkan bahwa kekayaan tradisi merupakan bagian penting dari identitas bangsa.

Bagi Papua Pegunungan, keikutsertaan dalam Kriyanusa 2026 menjadi kesempatan untuk terus memperkenalkan kekayaan budaya dari Tanah Papua kepada masyarakat Indonesia.

Dari lembah dan pegunungan Papua hingga panggung nasional di Jakarta, wastra Papua Pegunungan hadir membawa pesan bahwa warisan budaya leluhur tetap hidup, terus berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi masa kini maupun mendatang.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kasus Penikaman Penjual Bakso Gegerkan Wamena, Polres Jayawijaya Kumpulkan Keterangan Warga dan Pastikan Situasi Tetap Kondusif

WAMENA — Seorang penjual bakso berinisial KA (34) menjadi korban penikaman di Jalan Karujaya, Wamena,…

20 menit ago

Polsek Asologaima Gelar Patroli Harkamtibmas, Kapolsek Samladin Tekankan Pentingnya Jaga Keamanan Bersama Warga

WAMENA — Kepolisian Sektor (Polsek) Asologaima melaksanakan patroli dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat…

27 menit ago

Bupati Wilem Wandik Dorong Inovasi Pengrajin Tolikara di Kriyanusa 2026: Dari Batik Tulis, Noken, hingga Produk Emas Papua Tampil di Panggung Nasional

Jakarta, 30 September 2026 — Beragam karya kreatif masyarakat Tolikara tampil dalam Pameran Kriyanusa 2026…

58 menit ago

Langkah Nyata Perkuat Pelayanan Publik: Batu Pertama Pembangunan Polsek Agimuga, Kokonao, dan Fasilitas Kesehatan Bhayangkara Mimika Diletakkan

Mimika – Komitmen memperkuat kehadiran dan pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia di tengah masyarakat terus…

1 jam ago

Polres Puncak Jaya Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Persatuan dan Pengabdian kepada Masyarakat

PUNCAK JAYA – Lapangan Apel Mako Polres Puncak Jaya menjadi saksi penguatan kembali komitmen jajaran…

12 jam ago

Korban Penganiayaan Berat di Dogiyai, Aipda Agus Sugianto Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura untuk Penanganan Medis Lanjutan

NABIRE – Aipda Agus Sugianto, personel Polsek Kamu, Polres Dogiyai, korban penganiayaan berat oleh empat…

12 jam ago