Daerah

Kementrans Berkomitmen Tingkatkan Ekonomi 38 Provinsi Pada Tahun 2025

WAMENA – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Republik Indonesia berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di 38 provinsi di Indonesia pada tahun 2025. Setelah dibubarkan pada tahun 1999 dan digabungkan dengan Kementerian Desa, pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kementrans kembali berdiri sendiri.

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrans RI, Velix V. Wanggai, dalam keterangannya di Wamena pada Sabtu (01/02/2025), menyatakan bahwa kehadiran lembaga ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah di tanah air. “Selain pertumbuhan ekonomi, tugas lembaga ini juga mendorong potensi ekonomi produktif di berbagai wilayah,” ujar Velix.

 

Menurut Velix, salah satu instrumen penting adalah kehadiran Kementrans RI untuk mendorong percepatan pembangunan di tanah Papua. “Kementerian ini harus dapat membangun masa depan Indonesia melalui berbagai terobosan pembangunan di tanah Papua,” tambahnya.

 

Velix menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah memetakan potensi-potensi wilayah yang ada di Papua. Dari 153 kawasan transmigrasi potensial di Indonesia, terdapat 10 kawasan transmigrasi yang berada di tanah Papua. “Baik kawasan transmigrasi di Klamono dari Sorong dan kemudian Papua Selatan terdapat transmigrasi Salor dan Muting,” jelasnya.

 

Ia mengharapkan bahwa 10 kawasan transmigrasi di tanah Papua dapat menjadi episentrum baru dalam pertumbuhan ekonomi dan pemerataan di tanah Papua. “Secara keseluruhan kami telah memetakan potensi-potensi sektor unggulan seperti di Muting ada perkebunan karet, di Lere dan Senggi (Jayapura dan Keerom) ada pinang, ubi jalar, dan sebagainya,” katanya.

 

Velix menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan dari potensi yang telah dipetakan ini akan didorong lintas kementerian sehingga sasaran yang ingin dicapai tepat sasaran. “Kami ingin menegaskan bahwa dengan kehadiran kementerian baru ini dan prioritas kepada tanah Papua, lebih kepada konteks revitalisasi kawasan transmigrasi yang telah eksisting di tanah Papua,” tegasnya.

 

Ia kembali menegaskan bahwa dalam pembangunan di tanah Papua melalui Kementrans RI tidak ada perpindahan penduduk dari luar Papua ke wilayah Papua. “Kami lebih kepada langkah revitalisasi kawasan yang sudah ada, pembenahan jalan-jalan produksi pertanian, dan lebih mendorong investasi atau korporasi untuk mengelola sumber daya alam yang ada di sini sesuai potensi wilayah,” ujarnya.

 

*Penutup*

 

Dengan semangat dan komitmen dari Kementerian Transmigrasi, diharapkan program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh Indonesia, khususnya di tanah Papua. Semoga upaya ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Bupati Lanny Jaya Tegaskan Bahasa Ibu sebagai Identitas Papua di Kongres Bahasa Daerah Se-Indonesia

JAYAPURA- 19 Oktober 2026 – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, menghadiri Kongres Bahasa Daerah…

33 menit ago

Fredi Ginia Tabuni Turun ke Lapangan: Pemerintah Lanny Jaya Dorong Pembangunan Jalan, Air Bersih, dan Sanitasi untuk Perkuat Ekonomi dan Kesehatan Warga

TIOM – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, S.T., turun langsung meninjau sejumlah pembangunan…

6 jam ago

Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029

WAMENA, 19 Oktober 2026 – Sebanyak 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Pegunungan…

8 jam ago

Sinergi Empat Provinsi Dorong Ekonomi Syariah, Papua Catat Kemajuan Positif

JAKARTA, 14 Oktober 2026 — Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Papua menunjukkan capaian…

9 jam ago

Dari Jalan Raya ke Lapangan Upacara, Kapolda Papua Tengah Tunjukkan Kepedulian Polri terhadap Pendidikan dan Pembentukan Karakter Generasi Muda

NABIRE –Ada pemandangan berbeda di lingkungan SMP Negeri 1 Nabire dan SMA Negeri 1 Nabire,…

9 jam ago

Buka Raker FOCIM Kota Jayapura, BTM Ingatkan FOCIM Untuk Berikan Perubahan

JAYAPURA-Setelah dilakukan pelantikan pada 25 September lalu, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International…

12 jam ago