Kabupaten Nduga Bertekad Turunkan Stuntiing, Konvergensi Lintas Sektor Digelar

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Nduga – Stunting masih menjadi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Sesuai laporan rutin untuk kabupaten Nduga prevalensi sebesar 41,6% (EPPGBM) Tahun 2024 dan Papua Pegunungan sebesar 28,1% dari pelaporan rutin EPPGBM. Kalau SSGI tahun 2023 sebesar 37,3% sementara kalau Nduga adalah N/A karena sample kurang dari 40% RUTA.

Sebagai upaya percepatan penurunan stunting diperlukan kerjasama dan koordinasi dengan semua pemangku kepentingan. Menyadari urgensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang)  melakukan kegiatan analisis situasi dalam rangka pelaksanaan aksi konvergensi untuk Percepatan Pencegahan  dan penurunan Stunting (P3S) di hadiri berbagai pihak dari lintas program dan lintas sektor, serta Bupati Nduga Dinard Kelnea S.Sos yang diwakili langsung oleh Wakil Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP. Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Cartenz Timika dari tanggal 16- 20 Juni 2025.

Hadir sebagai narasumber  Besse Kuti, ST, dan Ellen Kipuw. SKM, M.Kes, M.Si, dari (TA Percepatan penurunan stunting dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua)

Kepala Bappeda Litbang  yang di Wakili oleh kepala bidang Sosbud dan pimpinan OPD yang hadir di antaranya adalah Kepala Dinas Kesehatan, Dinas pemberdayaan masyarakat kampung, Dukcapil, DP3AKB, Perkim, Perindakop, Dinas PU serta DLH, dan perwakilan Puskesmas yaitu dari puskesmas Yigi.

Kegiatan analisis situasi ini di harapkan hasilnya adalah dokumen yang berisi hasil analisis tentang target dan capaian anggaran, cakupan layanan serta masalah yang dihadapi dalam upaya Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di suatu wilayah yang meliputi cakupan layanan, kelompok sasaran, penyebab masalah dan solusin ya sebagai program.

“Hari ini kita mengundang pendamping selaku Tenaga Ahli dan dari Dinas Kesehatan Provinsi untuk memberikan pemahaman ke teman-teman OPD bahwa penurunan stunting bukan di satu OPD, namun harus bersinergi, kolaborasi dan konvergensi semua. Di sini tadi juga disinggung terkait bagaimana pelaporan yang berbasis Web aplikasi, jelasnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Yoas Beon menegaskan sekaligus membuka kegiatan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Agar angka stunting di Kabupaten Nduga bisa terus menurun, kita perlu memperkuat koordinasi dan intervensi yang tepat sasaran,” tuturnya.

Melalui pertemuan ini, Kabupaten Nduga berharap dapat lebih memperkuat kapasitas dalam aksi konvergensi dan mengoptimalkan langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting. Langkah konkret ini menandai komitmen bersama dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.

Penulis : Riky

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemda Nduga

Berita Terkait

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga
Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar
Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan
Animo Tinggi, Walikota Cup 2026 Bukti Tenis Meja Papua Punya Masa Depan Cerah

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:42 WIT

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!

Berita Terbaru

jojobet   jojobet   jojobet   jojobet