Daerah

Inflasi Capai 7,99% di Papua Pegunungan, Wamendagri Akan Turun Langsung

JAKARTA – Berdasarkan data year-on-year (Y-o-Y) maupun month-to-month (M-t-M), inflasi di Provinsi Papua Pegunungan berada pada angka 7,99 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi se-Indonesia dalam kurun waktu setahun dengan indikasi harga konsumen (IHK) sebesar 115,17.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Dr. Ribka Haluk S.Sos.,M.M menegaskan dirinya akan turun langsung untuk melakukan peninjauan terhadap inflasi di Provinsi Papua Pegunungan.

“Untuk mengatasi hal ini, saya sendiri akan untuk turun langsung meninjau apa yang sedang terjadi di Papua Pegunungan yang membuat inflasi di sana menjadi tinggi,” ungkapnya usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Wamendagri Ribka Haluk menyoroti Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya terkait masalah inflasi yang terjadi di daerah tersebut, mengingat dalam waktu dekat masyarakat akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

“Inflasi yang tinggi ini sangat disayangkan, apalagi masyarakat kita umat muslim akan merayakan hari raya. Apakah Pemerintah daerah, khususnya Pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya tidak dapat mengatasi inflasi yang terjadi ini,” lugasnya.

Lanjut Wamendagri Ribka, inflasi yang terjadi di Provinsi Papua Pegunungan menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Pusat. Ia menekankan agar pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan dan mencari faktor penyebab yang mendorong angka inflasi tinggi.

“Ini menjadi perhatian khusus. Saya minta untuk pemerintah daerah setempat dapat mencari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan angka inflasi di sana bisa tinggi,” tegasnya.

Dirinya juga akan memanggil pihak Pemerintah daerah Pemprov Papua Pegunungan maupun Pemkab Jayawijaya beserta pihak-pihak terkait lainnnya untuk bersama mengatasi masalah inflasi tersebut.

“Akan kita panggil untuk melaporkan apa yang terjadi dan kemudian bersama-sama kita mencari solusi dalam menekan angka inflasi agar dapat turun,” pungkasnya.

Diketahui dari hasil Rakor Pengendalian Inflasi Daerah, 22 provinsi di Indonesia mengalami deflasi, sedangkan 16 provinsi mengalami inflasi.

Adapun, deflasi terdalam secara (Y-o-Y) terjadi di Provinsi Papua Barat sebesar 1,98% dengan IHK sebesar 103,98. Di sisi lain, inflasi provinsi tertinggi secara (Y-o-Y) terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 7,99% dengan IHK sebesar 115,17. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Mandenas Pastikan Aturan Pembatasan Uji Kompetensi Dokter Dicabut: Lulusan Uncen Kini Bebas Ikut Tes Hingga Lulus

JAKARTA - Anggota DPR RI Dapil Papua, Dr. Yan Mandenas, S.Sos., M.Si., bertemu Menteri Pendidikan…

8 jam ago

DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Bahas Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Pertanggungjawaban APBD, dan Propemperda Tahun 2026

JAYAPURA – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, menggelar rapat paripurna untuk…

9 jam ago

Ketua Dekranasda Papua Pegunungan Ny. Anggieta B. Tabo Dorong Perajin Terus Berinovasi, Produk Lokal Harus Mampu Bersaing di Pasar Nasional dan Internasional

JAKARTA – Ketua Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Anggieta B. Tabo, mendorong para perajin di…

13 jam ago

Pemkab Puncak Jaya Salurkan Bantuan Dana Otsus kepada 27 Pelaku Usaha OAP di Distrik Ilu, Dorong Kemandirian dan Penguatan Ekonomi Lokal

ILU, 26 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan…

13 jam ago

Polres Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis di Kota Mulia, Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas

PUNCAK JAYA – Menjaga keamanan bukan hanya soal hadir ketika gangguan terjadi. Bagi Polres Puncak…

13 jam ago

Dalam Rangka HKGB ke-74, Bhayangkari Intan Jaya Tunjukkan Kepedulian dengan Berbagi Kasih, Edukasi, dan Pemeriksaan Kesehatan di Sugapa

INTAN JAYA – Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026,…

13 jam ago