WAMENA – Ikatan Keluarga Biak Numfor Supiori Korano Fiak (IKBNSKF) Kabupaten Jayawijaya resmi menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) I tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Wamena pada Jumat, 1 Mei 2026 ini fokus pada penyusunan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan.
Raker I ini dibuka secara resmi oleh Ketua IKBNSKF Provinsi Papua Pegunungan Ibrahim Rumere. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya bagi seluruh pengurus untuk merumuskan program kerja yang membumi dan menyentuh langsung kebutuhan warga Biak yang ada di perantauan, khususnya di wilayah Pegunungan.
“Program kerja yang disusun harus memperhatikan kebutuhan riil warga kita di sini. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah bagaimana IKBNSKF dapat bersinergi dan mendukung pemerintah daerah dalam upaya membangun masyarakat di Papua Pegunungan,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.
Di tempat yang sama, Ketua IKBNSKF Kabupaten Jayawijaya, Sammy Rumbino, menjelaskan bahwa proses penyusunan program kerja kali ini dilakukan secara demokratis dan partisipatif. Ia memastikan bahwa setiap poin yang dibahas merupakan representasi dari suara akar rumput.
“Program kerja yang disusun hari ini merupakan usulan dari tiap-tiap sub-ikatan keluarga Biak yang ada di Jayawijaya. Usulan tersebut dikumpulkan, dibahas, dan disepakati bersama sebelum akhirnya ditetapkan menjadi program kerja resmi organisasi untuk periode 2025-2030,” ujar Sammy Rumbino.
Melalui Raker I ini, IKBNSKF Jayawijaya diharapkan dapat menjadi wadah yang solid bagi warga Biak di Jayawijaya, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Baliem.
Agenda rapat yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus kabupaten, perwakilan sub-sub ikatan keluarga, serta tokoh masyarakat Biak di Jayawijaya.
Penulis : Kaleb Lau
Editor : Tim Redaksi















