HUT ke-81 TNI, Dandim Jayawijaya Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung khidmat di Lapangan Kodim 1702/Jayawijaya, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (5/10/2026).

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang bertindak sebagai pembina upacara, sekaligus melakukan pengecekan pasukan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI tersebut.

Upacara diikuti jajaran Perwira, Bintara, Tamtama serta ASN TNI Kodim 1702/Jayawijaya.

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang dibacakan pada upacara tersebut, ditegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di berbagai wilayah atas dedikasi, loyalitas, kerja sama, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian yang selama ini diberikan. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga.

Sejalan dengan itu, penguatan TNI perlu dilakukan melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan.

Namun, penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme prajurit sesuai bidang tugas masing-masing.

“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul,” demikian amanat Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa perubahan lingkungan strategis, ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah serta perebutan dan pemanfaatan sumber daya negara menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Menghadapi berbagai dinamika tersebut, TNI diminta tetap kokoh pada jati dirinya serta memiliki arah pengabdian yang jelas.

Momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi tonggak untuk memperteguh komitmen dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan dan melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur.

Dalam amanatnya, Panglima TNI juga menekankan lima prinsip PRIMA yang harus menjadi budaya dalam pengabdian prajurit, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.

Profesional berarti setiap prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan kompetensi melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, serta menjalankan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Responsif berarti prajurit harus peka terhadap perubahan di lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini dan bertindak cepat, tepat serta terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Sementara Integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil dan makmur.

Adapun Modern mengharuskan prajurit menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawabnya, sekaligus mampu menggunakannya secara optimal dan terintegrasi.

Sedangkan Adaptif berarti menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan dan kemampuan dengan perkembangan ancaman.

Panglima TNI meminta kelima prinsip tersebut dilaksanakan secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bertindak dan bersikap, baik saat ini maupun di masa mendatang.

Upacara HUT ke-81 TNI di Kodim 1702/Jayawijaya ditutup dengan doa agar seluruh prajurit dan ASN TNI senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dirgahayu TNI ke-81. TNI Prima, TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Kodim 1702/Jayawijaya

Berita Terkait

Sopir Kepala Dinas Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK di Jalan Tokapo, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Kapolda Papua Tengah Instruksikan Jajaran Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” melalui Pelayanan yang Humanis dan Responsif
Rapat Sinkronisasi Jakarta Tegaskan Orkestrasi Lintas Kementerian: Papua Jadi Agenda Kebangsaan dengan Pendekatan Humanis dan Terpadu
Dandim Jayawijaya: Keamanan Masyarakat Tetap Menjadi Perhatian Aparat
HKGB ke-74 di Nduga, Bhayangkari Gelar Olahraga Bersama untuk Pererat Silaturahmi dan Bangun Kebersamaan Lintas Elemen Masyarakat
Pemuda Batak Bersatu Jayawijaya Gelar Rakerda, Tetapkan ADRT dan Program Kerja 2026–2027 sebagai Pedoman Solidaritas dan Kepedulian Sosial
DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026 dengan Fokus pada Perdamaian, Pelayanan Dasar, dan Infrastruktur
Pemkab Puncak Jaya dan Masyarakat Wilayah II Gelar Rangkaian Kegiatan Dua Hari di Ilu, Sepakati Penyerahan Lokasi untuk DOB Kabupaten Yamo

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:23 WIT

Sopir Kepala Dinas Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK di Jalan Tokapo, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:02 WIT

Kapolda Papua Tengah Instruksikan Jajaran Wujudkan “Polisi Bersama Masyarakat” melalui Pelayanan yang Humanis dan Responsif

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:46 WIT

HUT ke-81 TNI, Dandim Jayawijaya Tekankan Profesionalisme dan Kesiapan Prajurit

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:24 WIT

Rapat Sinkronisasi Jakarta Tegaskan Orkestrasi Lintas Kementerian: Papua Jadi Agenda Kebangsaan dengan Pendekatan Humanis dan Terpadu

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:31 WIT

Dandim Jayawijaya: Keamanan Masyarakat Tetap Menjadi Perhatian Aparat

Berita Terbaru