Daerah

Honorer K2 Jayawijaya Kembali Datangi Kantor Bupati, Desak Kejelasan SK CPNS

Wamena, 19 Juni 2025 — Ratusan tenaga honorer Kategori II (K2) yang telah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2024 kembali mendatangi Kantor Bupati Jayawijaya. Aksi ini digelar untuk mendesak kejelasan terkait Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS yang hingga kini belum mereka terima.

Rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP., M.KP, dan Plt. Kepala BKAD Jayawijaya, Pius Wetipo, dalam pertemuan yang berlangsung di Sasana Wio, Kantor Bupati Jayawijaya.

Dalam pernyataannya, Wakil Bupati Ronny menegaskan bahwa proses Verifikasi masih berjalan lantaran sebagian besar nama-nama yang lolos tidak sesuai dengan data honorer sebenarnya. “Kami sedang melakukan verifikasi ulang untuk memastikan siapa yang benar-benar berstatus honorer dan hasilnya akan diumumkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Sementara itu, Pius Wetipo menyampaikan bahwa proses revisi data telah dilakukan dan daftar nama yang benar-benar honorer sudah diusulkan. “Kami sedang koordinasikan dengan Bupati dan para Kepala OPD. Setelah itu akan kami ajukan ke BKN untuk diverifikasi dan dilanjutkan dengan uji kompetensi,” jelasnya.

Dari pihak legislatif, Anggota DPRK Jayawijaya dari Fraksi Demokrat, Yomi Kogoya, turut menyuarakan perhatian. Ia menegaskan bahwa DPR akan terus mengawal proses ini hingga tuntas. “Kami ingin pastikan tidak ada nama yang hilang secara sepihak. Jangan sampai terjadi gesekan di masyarakat akibat ketidakadilan,” katanya.

Koordinator Honorer K2, Yeremias Kosay, menyampaikan kekecewaannya karena daerah pemekaran di sekitarnya telah mengumumkan hasil seleksi bahkan menyerahkan SK, sementara Jayawijaya sebagai kabupaten induk justru belum jelas. “Seharusnya Jayawijaya menjadi contoh. Kalau daerah pemekaran sudah, mengapa induknya belum?” ungkapnya.

Dalam pernyataan resmi, para honorer K2 menyampaikan tujuh tuntutan, antara lain:
1.⁠ ⁠Pemblokiran sementara Kantor BKAD hingga SK CPNS diterbitkan.
2.⁠ ⁠Permintaan kepastian waktu penyerahan SK bagi 600 honorer K2.
3.⁠ ⁠Penolakan terhadap pergantian nama-nama yang lolos, kecuali jika bersangkutan telah meninggal dunia atau lulus PPPK/CPNS lain.
4.⁠ ⁠Tindak lanjut verifikasi data yang dijanjikan Kepala BKAD pasca pertemuan dengan DPRD pada 23 Mei 2025.
5.⁠ ⁠Desakan agar proses penyerahan SK rampung sebelum akhir Juni 2025.
6.⁠ ⁠Permintaan agar hanya nama honorer yang telah wafat yang boleh diganti.

Aksi ini mencerminkan keresahan mendalam para honorer K2 Jayawijaya yang telah bertahun-tahun mengabdi sebagai tenaga non-ASN dan kini menuntut kepastian serta keadilan dari pemerintah daerah.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Tinjau Pembangunan Dapur MBG di Wilayah 3T Uwapa

Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini meninjau langsung pembangunan dapur Program Makan…

3 jam ago

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Wiyuneri, 24 Mei 2026 — Ketua Sinode Pdt. Usman Kobak bersama badan lengkap sinode melakukan…

5 jam ago

Senator Arianto Kogoya Salurkan Bantuan Idul Adha di Jayawijaya

Wamena, 26 Mei 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Anggota…

6 jam ago

Jayawijaya dan Lanny Jaya Kini Punya Pelatih & Wasit Basket Berlisensi Resmi

Wamena – Untuk pertama kalinya, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, kini…

7 jam ago

Lanny Jaya Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut, Bupati Aletinus Yigibalom: Hasil Kerja Keras Seluruh Jajaran Pemerintah Daerah

JAYAPURA, 25 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata…

7 jam ago

Polri Bersama TNI Menggelar Bakti Sosial Bersihkan Pasar Yokatapa Intan Jaya

Intan Jaya – Aparat kepolisian bersama TNI menggelar bakti sosial di Pasar Yokatapa, Distrik Sugapa,…

8 jam ago