Gubernur Papua Pegunungan: Gereja Baptis Mitra Strategis Bangun Karakter Bangsa

TIOM – Pembukaan Kongres ke IX Persekutuan Gereja-Gereja Baptis di Tanah Papua (PGBP) yang dipusatkan di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan pada Selasa 9-14 Desember 2025 ditandai dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Rev. Mark Holt dan dihadiri ribuan jemaat dan kader PGBP dari seluruh penjuru tanah Papua.

Hadir dalam pembukaan Kongres tersebut Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, SE, MBA yang diwakilkan Pj. Sekda, Drs. Wasuok Demianus Siep, Ketua Umum BPP PGBP, Pdt. Ronny Wanimbo, S. Th, perwakilan Baptist Mission Australia (BMA), Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni dan puluhan penginjil.

Gubernur John Tabo mengakui atas nama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan Gereja Baptis yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kongres sebagai tanda komitmen gereja untuk terus hadir ditengah-tengah umat Tuhan.

Gubernur mengakui, Gereja Baptis Papua memiliki sejarah panjang dalam membina kerohanian umat, memperjuangkan martabat manusia Papua serta menjadi bagian penting dalam pendidikan, kesehatan dan pembentukan karakter generasi muda. “Peran ini sangat berarti bagi kami pemerintah, sebab gereja dan pemerintah adalah mitra dalam membangun masyarakat yang beriman, beretika dan sejahtera,” ungkap Gubernur.

Gubernur John Tabo juga berharap melalui kongres ini, akan melahirkan keputusan strategis, pemikiran pembaharuan, serta penguatan pelayanan gereja yang relevan dengan tantangan jaman baik dibidang sosial, ekonomi maupun pembangunan sumber daya manusia Papua.

“Kesempatan ini saya mengajak peserta kongres untuk menjaga semangat persatuan, memperkuat hubungan pelayanan antar gereja dan tetap menjadi terang serta garam bagi tanah Papua,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua Umum PGBP, Pdt. Ronny Wanimbo, S.Th menjelaskan, kongres ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan selama lima tahun kemudian menyusun program kerja selama lima tahun kedepan serta memilih pengurus yang baru. “Kita berharap bisa duduk bersama untuk bagaimana mengevaluasi terhadap apa yang sudah dilakukan dan menyusun program kedepan. Ini penting,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Kongres ke IX PGBP tahun ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama (MoU) antara PGBP dengan Baptist Mission Australia (BMA) yang diketuai Scott Pilgrim tentang berbagai pelayanan di Papua.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Nduga Sambut Kapolres Nduga yang Baru, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Keamanan

Kenyam, Kabupaten Nduga — Pemerintah Kabupaten Nduga menyambut kedatangan Kapolres Nduga yang baru, Kompol Erol…

17 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan, Dua Warga Terluka Akibat Penembakan

Wamena – Pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua…

22 jam ago

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

WAMENA — Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian penonton dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 hari ago

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

WAMENA — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa, membuka Festival Budaya…

1 hari ago

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

WAMENA, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 hari ago

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

MAKASSAR – Lima dokter muda asal Kabupaten Nduga resmi diserahkan kepada manajemen Rumah Sakit Universitas…

1 hari ago