Daerah

Gubernur John Tabo: Seleksi CPNS Transparan, Tak Ada Intervensi

Wamena, 30 Juni 2025 — Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menegaskan bahwa proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah berjalan secara terbuka dan sesuai aturan nasional, termasuk afirmasi bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pernyataan ini disampaikan dalam apel pagi di halaman Kantor Gubernur, Senin (30/6), menyusul aksi unjuk rasa ratusan pencari kerja yang memprotes hasil seleksi pada pekan sebelumnya.

“Nilai peserta diumumkan secara terbuka. Kalau tidak mencapai ambang batas afirmasi 286, ya tidak lulus. Itu aturan nasional. Jadi, tidak ada alasan untuk demo,” ujar Gubernur Tabo.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan intervensi terhadap hasil seleksi, karena seluruh proses telah ditetapkan oleh pemerintah sebelumnya bersama instansi pusat seperti BKN dan Kementerian PAN-RB.

“Saya hanya melanjutkan proses yang sudah berjalan. Tidak ada satu pun nama yang saya ubah,” tegasnya.

Gubernur bahkan mencontohkan bahwa anak kandungnya sendiri, meski memperoleh nilai 290, tidak lolos karena tidak tercantum dalam pengumuman resmi. “Kalau saya mau campur tangan, tentu nama anak saya ada di situ. Tapi kenyataannya tidak,” katanya.

Gubernur Tabo juga menyayangkan cara penyampaian aspirasi yang dinilai tidak mencerminkan budaya masyarakat Pegunungan Papua.

“Kita ini orang gunung, punya budaya gotong royong dan saling menghargai. Bukan budaya teriak-teriak di jalan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN dan tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi kepada para pencari kerja agar memahami proses seleksi dan pentingnya introspeksi diri.

“Kalau mau protes, tunjukkan dulu nilainya. Jangan asal ribut. Kita ini orang terdidik, mari tunjukkan etika,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan tambahan 800 formasi CPNS dari provinsi lain yang mengalami kelebihan pegawai.

“Kalau belum lulus sekarang, masih ada kesempatan berikutnya. Ini bukan akhir,” jelasnya.

Gubernur John Tabo menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya untuk membangun Papua Pegunungan secara profesional dan bersih.

“Saya baru dua bulan menjabat. Saya datang untuk kerja, bukan main politik. Kalau kita saling dukung, daerah ini bisa maju,” pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Hari Kartini di Papua Pegunungan: Anak-Anak PAUD Warnai Jalan Santai dengan Semangat Kebersamaan

WAMENA, 21 April 2026 – Suasana penuh warna dan keceriaan tampak mewarnai peringatan Hari Kartini…

16 jam ago

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya

Puncak Jaya, Papua – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu…

23 jam ago

Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah

TIOM – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, ST., membuka secara resmi kegiatan Forum…

1 hari ago

Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan

NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pengembangan…

1 hari ago

Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem

WAMENA, 20 April 2026 – Lautan manusia memadati Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/4),…

2 hari ago

Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil…

2 hari ago