Wamena, 2 Juli 2026 – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, menerima dan memberikan apresiasi kepada kontingen Taekwondo Papua Pegunungan yang sukses mengharumkan nama daerah pada Thyres Taekwondo Championship 2026 yang diselenggarakan di Jayapura pada 25–27 Juni 2026.
Penerimaan kontingen dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan usai apel pagi, Kamis (2/7). Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan atas dedikasi para atlet muda yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional.
Kontingen Papua Pegunungan terdiri dari 13 atlet dan 2 official yang mewakili berbagai unit latihan taekwondo di Kota Wamena. Dari total 13 atlet yang diturunkan, mereka berhasil membawa pulang 13 medali, terdiri atas 5 medali emas, 4 medali perak, dan 4 medali perunggu pada kategori usia SMP dan SMA.
Dalam laporannya, tim official menyampaikan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil pembinaan dari berbagai unit latihan taekwondo di Wamena. Meskipun dengan jumlah atlet yang relatif sedikit, mereka mampu bersaing dengan daerah lain dan menunjukkan prestasi yang membanggakan.
Gubernur John Tabo menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, pembina, serta official yang telah bekerja keras mengharumkan nama Papua Pegunungan.
“Saya memberikan apresiasi kepada adik-adik atlet Taekwondo Papua Pegunungan. Prestasi ini luar biasa. Tahun lalu saya juga menerima atlet-atlet berprestasi di kantor gubernur lama, dan sekarang kembali kita melihat prestasi yang semakin meningkat. Mari kita berikan tepuk tangan untuk mereka,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran para pembina, pelatih, dan manajer yang dengan penuh dedikasi membina generasi muda melalui olahraga.
“Terima kasih kepada para pembina, pelatih, dan manajer yang memiliki hati untuk mendidik dan membina generasi muda Papua Pegunungan melalui olahraga. Kalian telah membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” katanya.
Gubernur juga mengungkapkan kedekatannya dengan dunia olahraga bela diri. Ia mengaku pernah menekuni beberapa cabang olahraga, mulai dari karate, pencak silat hingga tinju, sehingga memahami pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini.
“Saya dulu juga pernah menjadi karateka, pernah mengikuti pencak silat dan juga pernah menjadi petinju. Karena itu saya tahu bahwa olahraga bela diri bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, mental, dan kemandirian,” ungkapnya.
Lebih lanjut, John Tabo menegaskan bahwa prestasi di bidang olahraga merupakan bagian dari pendidikan nonformal yang memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“Olahraga bela diri mengajarkan disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan jati diri. Ini merupakan pendidikan nonformal yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan kehidupan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Pegunungan untuk terus memperkuat pembinaan cabang-cabang olahraga yang terbukti mampu menyumbangkan prestasi bagi daerah.
“Saya minta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga terus memperhatikan cabang olahraga yang telah membawa medali dan mengharumkan nama Papua Pegunungan. Program pembinaan harus diarahkan kepada cabang-cabang olahraga yang memiliki potensi prestasi sehingga pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Gubernur memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan akan terus memberikan dukungan anggaran pembinaan kepada atlet-atlet berprestasi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Tahun depan, ketika kondisi anggaran sudah semakin baik, pemerintah akan memberikan perhatian lebih terhadap cabang olahraga yang berprestasi. Pembinaan atlet akan terus didukung agar prestasi ini semakin meningkat,” katanya.
Gubernur juga mengingatkan para atlet untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga yang lebih besar, yakni Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) tahun 2027 sebagai tahapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Mulai sekarang kalian harus mempersiapkan diri untuk mengikuti Pra-PON tahun 2027. Setelah itu, atlet-atlet terbaik akan mewakili Papua Pegunungan pada PON 2028. Pertahankan medali emas dan terus tingkatkan prestasi. Pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan kalian melalui Dinas Pemuda dan Olahraga,” pungkas Gubernur.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak atlet Papua Pegunungan yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Wamena, 2 Juli 2026 – Tokoh Papua, Nioluen Kotouki, S.Ip., menyampaikan keprihatinan mendalam atas sikap…
Wamena, 2 Juli 2026 – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, secara resmi melepas Tim SSB…
Wamena – Pesawat jenis Caravan milik maskapai Associated Mission Aviation (AMA) dilaporkan dibakar oleh Kelompok…
SUGAPA – Di tengah berbagai tantangan keamanan yang masih mewarnai Kabupaten Intan Jaya, semangat persatuan…
JAYAPURA-Ratusan kader Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) se-Tanah Papua dijadwalkan akan mengikuti bimbingan teknis (Bimtek)…
NABIRE – Di tengah semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah menerima hadiah yang…