Categories: Uncategorized

Gelar Audit Kasus, Pemda Keerom Tegaskan Penanganan Stunting Harus Bersinergitas Dengan Semua Pihak

KEEROM-Pemda Keerom menggelar Audit Kasus Stunting Desiminasi I Kabupaten Keerom Tahun 2023. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Keerom Wahfir Kosasih.

Dalam sambutannya Wabup Wahfir mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya.

Rencana Tindak Lanjut untuk kelompok sasaran diharapkan dapat terselesaikan sehingga kegiatan tersebut dapat menghasilkan Rencana Tindak Lanjut yang akan kita laksanakan guna percepatan penurunan prevalensi stunting pada kelompok sasaran di Kabupaten Keerom.

“Saya juga berharap Audit Kasus Stunting ini dapat menguatkan komitmen dan peran serta seluruh sektor dalam program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Keerom. Beban yang kita hadapi ini semoga tidak membuat kita menjadi lemah dan tidak bersemangat. Tetapi seharusnya menjadi tantangan agar kita terus berproses demi kemajuan Provinsi Papua secara khusus di Kabupaten Keerom melalui pencegahan Stunting,”Tegasnya.

Ia juga berharap sinergitas bersama akan membawa dampak positif terhadap penurunan angka prevalensi stunting khususnya di Kabupaten Keerom dan tentunya secara umum di Indonesia.

Upaya-upaya percepatan penurunan stunting terus harus didorong agar mampu mencapai target Nasional di Tahun 2024. Sebagaimana pengakuan dari Pemerintah Provinsi Papua Kabupaten Keerom mendapatkan penghargaan HARAPAN II atas kinerja kabupaten dalam pelaksanaan 8 aksi kovergensi penurunan stunting tahun 2022.

“Tentu kita tidak boleh berpuas diri dari apa yang sudah kita dapatkan saat ini. Masih terdapat pekerjaan yang harus kita lakukan untuk dapat mewujudkan Kabupaten Keerom yang bebas stunting. Besar harapan saya kita tetap terus berupaya melaksanakan strategi-strategi pencegahan stunting di Kabupaten Keerom, dengan tetap berpedoman kepada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, tentang percepatan penurunan Stunting,”Tegasnya.

Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Keerom diharapkan dapat dilakukan secara terintegrasi serta menerapkan aspek sinergitas dan kolaborasi antar stakeholder terkait. Berdasarkan SK Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Keerom yang telah ditetapkan, saya berharap setiap OPD, Kepala Distrik dan Kepala Kampung berperan aktif dalam pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Keerom.(*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Gerakan Pangan Murah, Warga Puncak Jaya Antusias Borong Sembako

Mulia, 21 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menghadirkan…

1 jam ago

Kasat Reskrim: Pelaku Pembakaran Hutan Terancam 10 Tahun Penjara

Wamena — Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya mengingatkan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan untuk…

2 jam ago

Polisi Buru RB alias Obet, Pelaku Pengeroyokan Brigpol Riccy Kani

NABIRE – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reskrim Polda Papua Tengah terus memburu satu…

2 jam ago

Bimtek dan Sertifikasi PBJ: Lanny Jaya Mantapkan Tata Kelola Pengadaan

WAMENA, 21 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Bagian ULP Sekretariat Daerah kembali…

2 jam ago

Buntut Aksi HIPMA-Lani, Pemkab Lanny Jaya Jelaskan Si-Malaya, Bantuan Pendidikan, Temuan Hingga Beasiswa Adalah Kebijakan

TIOM – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memberikan penjelasan terkait aksi dan aspirasi Himpunan Pelajar dan…

5 jam ago

Dukung Ketahanan Pangan, 50 Unit Excavator SANY SY215F Resmi Beroperasi di Papua

JAYAPURA, Papua — Komitmen memperkuat keterlibatan pengusaha lokal Papua dalam pembangunan daerah kembali mendapat dorongan.…

5 jam ago
mrking   mrking   casibom   casinoper   bahisnow   casibom   betgaranti   betgaranti   slotbar   slotbar   onwin   onwin   rexbet   rexbet   casibom