Dua Pekerja Bangunan Tewas Ditembak OTK di Wamena, Jenazah Dipulangkan ke Daerah Asal

- Penulis

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya—Tragedi memilukan terjadi di Kampung Kuantapo, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Kamis (5/6). Dua pekerja bangunan, Rahmad Hidayat (45) dan Saepudin (39), menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal saat tengah mengerjakan pembangunan gedung Gereja GKI Imanuel Air Garam.

Insiden terjadi sekitar pukul 08.30 WIT. Kedua korban yang berusaha melarikan diri dari serangan akhirnya ditembak hingga tewas di lokasi kejadian. Menyusul peristiwa tersebut, aparat kepolisian, pihak gereja, dan keluarga korban segera berkoordinasi untuk evakuasi dan proses otopsi di Rumah Sakit Wamena.

Pada Jumat (6/6), jenazah kedua korban diberangkatkan dari Bandara Wamena menuju Jayapura menggunakan pesawat Trigana Cargo. Setibanya di Bandara Sentani, jenazah langsung diterbangkan ke Jakarta untuk dipulangkan ke kampung halaman mereka di Purwakarta, Jawa Barat.

Ketua Klasis GKI Baliem Yalimo, Pendeta Eduard Su, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Jayawijaya, TNI, Polri, anggota DPR, serta semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah.

“Kami berdoa agar Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan kepada keluarga korban serta seluruh jemaat yang turut merasakan kehilangan ini,” ujar Pendeta Eduard Su.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan bagi para pekerja di daerah rawan konflik. Sementara pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan, masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional
Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini
STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan
Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi
Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional
Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta
Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIT

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional

Minggu, 27 September 2026 - 09:21 WIT

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

Minggu, 27 September 2026 - 08:33 WIT

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan

Sabtu, 26 September 2026 - 23:52 WIT

Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi

Sabtu, 26 September 2026 - 23:39 WIT

Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional

Berita Terbaru