Danrem 172/PWY : Pembunuhan Aktivis Michelle Kurisi Oleh KST Tidak Berkeprimanusiaan

- Penulis

Selasa, 5 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA- Belum lama ini tepatnya pada 28 Agustus 2023 lalu, Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua kembali melakukan aksi pembunuhan terhadap aktivis kemanusiaan Papua Michelle Kurisi Doga di Distrik Kolowa, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Menanggapi hal tersebut, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Dedi Hardono menuturkan, kejadian tersebut menambah deretan panjang aksi pembunuhan oleh KST kepada masyarakat sipil di tanah Papua. Sepanjang tahun 2022 hingga 2023 sudah sangat banyak masyarakat sipil antara lain supir, tukang ojek, pedagang, guru, tenaga kesehatan, pekerja bangunan yang dibunuh secara kejam dengan dalih merupakan intelijen TNI.

“Kekejaman KST di Papua sudah sangat biadab dan tidak berkeprimanusiaan,” kata Danrem dalam keterangannya, Senin (4/9/2023).

Danrem secara tegas menyampaikan, Michelle kurisi bukan intelijen TNI. Sebab TNI tidak menggunakan masyarakat sipil Papua (OAP) maupun pendatang sebagai intelijen.

“TNI sudah memiliki personel sendiri yang dididik dan disiapkan dengan baik sebagai aparat intelijen serta mempunyai perlengkapan yang cukup memadai dalam mendukung kegiatan intelijen,” tegasnya.

Michelle Kurisi merupakan aktivis kemanusiaan yang berjuang untuk membantu masyarakat Papua di pengungsian yang ketakutan akibat adanya gangguan keamanan dari KST Kodap III Nduga.

“Michelle juga cucu dari Kepala Suku Silo dan aktivis perempuan yang begitu peduli akan kedamaian di tanah Papua. Saya mewakili seluruh prajurit Korem 172/PWY mengucapkan turut berduka cita yang mendalam dan mengutuk keras perbuatan keji tersebut,” ucap Danrem.

Sementara itu, terkait dengan ancaman KST yang akan menggangu masyarakat diwilayah Kenyam, Danrem menyampaikan bahwa TNI siap mengambil tindakan.

“Jika mereka (KST) mengganggu masyarakat, maka TNI siap bertindak. Karena kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat adalah untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa nyaman,” tegas Danrem.(gin)

Berita Terkait

Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo
Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga
Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera
Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung
Yan Mandenas Kunjungi Lapas Nabire, Dorong Perbaikan Fasilitas dan Sistem Keamanan
Tak Ada Toleransi: ANS Lalai Akan Ditindak Tegas!
Peringati Hardiknas, Guru Adalah Garda Terdepan Cetak Generasi Penerus Puncak Jaya
Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Mandenas Sidak SPPG Oyehe Nabire, Dorong Pemanfaatan Pangan dan SDM Lokal

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:04 WIT

Penegakan Hukum Terukur: Satgas Cartenz Ungkap Fakta Baru KKB Yahukimo

Senin, 4 Mei 2026 - 17:47 WIT

Kapolda Papua Tengah Tinjau Polsek Tembagapura, Pastikan Keamanan Obvitnas Freeport Terjaga

Senin, 4 Mei 2026 - 17:31 WIT

Polda Papua Tengah Tutup Diksar Satpam Gada Pratama PT Prima Karya Sarana Sejahtera

Senin, 4 Mei 2026 - 17:18 WIT

Yan Mandenas Kritik Penanganan Keamanan di Papua, Desak Menteri HAM Turun Langsung

Senin, 4 Mei 2026 - 14:53 WIT

Yan Mandenas Kunjungi Lapas Nabire, Dorong Perbaikan Fasilitas dan Sistem Keamanan

Berita Terbaru

Uncategorized

Empat SMP di Puncak Jaya Gelar Ujian Nasional Bersama di Mulia

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:22 WIT