Tolikara, 6 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan lima lembaga pendidikan dan yayasan, yakni Institut Teknologi Del (IT Del), Yayasan Kuben Oeyah Wonok, Yayasan Pelayanan Injil (Yapelin), Yayasan YPPGI, dan Sekolah Alkitab Mamit.
Penandatanganan NPHD dilakukan langsung oleh Bupati Tolikara, Wilem Wandik, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara, Oktofianus Yeimo, serta dihadiri oleh para pimpinan dan perwakilan yayasan penerima hibah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Distrik Karubaga, Sabtu (6/6/2026).
Dalam arahannya, Bupati Wilem Wandik menyampaikan apresiasi kepada yayasan-yayasan yang selama ini telah menunjukkan komitmen dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Tolikara.
“Kami dari pemerintah daerah merasa bangga atas kehadiran yayasan-yayasan yang memberikan perhatian serius terhadap penyelenggaraan pendidikan di Tolikara. Di tengah kondisi daerah yang masih masuk kategori 3T, tentu pemerintah memiliki berbagai keterbatasan, baik dari sisi pembiayaan operasional, pembangunan infrastruktur maupun penyediaan tenaga pengajar. Kehadiran yayasan-yayasan ini menjadi kontribusi nyata dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat melalui sektor pendidikan,” ujar Bupati.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Tolikara menyalurkan bantuan hibah kepada lima yayasan pendidikan dengan nilai total sekitar Rp1,1 miliar. Besaran bantuan yang diterima masing-masing lembaga disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari ratusan juta rupiah hingga Rp350 juta.
Bupati berharap dana hibah tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan prioritas, seperti pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, penyediaan tenaga pendidik profesional, hingga peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Ia mencontohkan Sekolah Alkitab Mamit yang berada di wilayah dengan akses transportasi dan infrastruktur yang masih terbatas. Menurutnya, dukungan dana hibah dapat membantu pembangunan fasilitas pendidikan sekaligus mendatangkan tenaga pengajar yang berkualitas.
Hal yang sama juga disampaikan untuk Yayasan Kuben Oeyah Wonok yang baru saja melaksanakan penamatan peserta didik TK-PAUD. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk menambah tenaga pengajar, melengkapi alat peraga pendidikan, dan meningkatkan fasilitas sekolah.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tolikara juga terus melanjutkan kerja sama dengan Institut Teknologi Del di Sumatera Utara. Setiap tahun, pemerintah mengirimkan putra-putri terbaik Tolikara untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut.
“Kami berharap anak-anak yang belajar di IT Del suatu saat kembali ke Tolikara dan mengabdikan diri di daerah, terutama dalam bidang teknologi informasi dan komputer di berbagai OPD,” kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara, Oktofianus Yeimo, mengatakan bahwa bantuan hibah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan bersama lembaga-lembaga pendidikan yang telah berkontribusi membangun sumber daya manusia Tolikara.
“Bantuan ini sangat penting untuk mendukung operasional sekolah, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membantu penyediaan sarana dan prasarana pendidikan. Yayasan-yayasan yang menerima hibah merupakan mitra pemerintah dalam mendidik dan membangun generasi Tolikara,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa yayasan yang secara langsung melaksanakan pendidikan di Tolikara meliputi Yayasan Yapelin melalui SMA Op Anggen, Yayasan YPPGI, Sekolah Alkitab Mamit, dan Yayasan Kuben Oeyah Wonok yang pada tahun ini mulai mengembangkan pendidikan jenjang Sekolah Dasar. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tolikara juga memberikan dukungan kepada Institut Teknologi Del untuk menunjang kebutuhan pendidikan mahasiswa asal Tolikara yang sedang menempuh studi di Sumatera Utara.
Pada kesempatan yang sama, Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Kuben Oeyah Wonok, Elisabet Y. Flassy Wandik, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tolikara terhadap dunia pendidikan.
“Kami bersyukur karena selama kurang lebih 15 tahun yayasan kami melayani masyarakat dan pada hari ini menerima bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan. Bantuan ini akan kami gunakan untuk mendukung pengembangan Sekolah Dasar yang sedang kami persiapkan,” ungkapnya.
Menurut Elisabet, dana hibah tersebut akan dimanfaatkan untuk merekrut tambahan tenaga pengajar, khususnya guru Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin, membangun rumah guru dan fasilitas dapur, serta menyediakan layanan internet berbasis Starlink agar para tenaga pendidik dapat menjalankan aktivitas pembelajaran dengan lebih optimal.
Ia juga menyampaikan bahwa Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Yayasan Kuben Oeyah Wonok yang menyelenggarakan Kejar Paket A, B, dan C telah berjalan selama 15 tahun, dan pada tahun ini mulai memperoleh dukungan melalui sistem Dapodik dari pemerintah pusat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Tolikara dan Kepala Dinas Pendidikan atas dukungan dan kepedulian terhadap yayasan kami. Semoga kerja sama ini terus berlanjut untuk menciptakan generasi Tolikara yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun daerah,” tutupnya.
LANNY JAYA, 9 JUNI 2026– Suara keras datang dari kalangan intelektual Lanny Jaya menyusul tragedi…
TIOM, 8 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya bergerak cepat memastikan informasi adanya warga…
TIMIKA, 8 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui RSUD Elvrida Sara resmi menjalin kerja…
JAKARTA, 8 Juni 2026 – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, melakukan pertemuan strategis dengan…
Wamena, 8 Juni 2026 – Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan, Bunda Anggieta Bestari Tabo, menghadiri…
Nabire – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Tengah berhasil menangkap seorang pelaku peredaran obat…