Tolikara, 6 Juni 2026 – Sebanyak 26 peserta didik TK-PAUD OEYAH WONOK resmi menamatkan pendidikan usia dini dalam acara Penamatan dan Pelepasan Tahun Ajaran 2025-2026 yang berlangsung di Aula Kantor Distrik Karubaga, Sabtu (6/6).
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Honai Ilmu PAUD/TK OEYAH WONOK Lahir Bintang-Bintang Masa Depan” tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tolikara Wilem Wandik, Bunda PAUD Kabupaten Tolikara Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara Oktovianus Yeimo, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para orang tua murid.
Suasana penamatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni, tarian, puisi, lagu, serta atraksi kemampuan berbahasa Inggris yang dibawakan oleh para peserta didik.
Dalam Arahannya, Bupati Tolikara Wilem Wandik memberikan apresiasi kepada para guru dan pengelola TK-PAUD OEYAH WONOK yang telah menghadirkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Tolikara.
Menurutnya, keberadaan PKBM yang dirintis sekitar 15 tahun lalu oleh Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik telah membantu pemerintah dalam upaya pemberantasan buta huruf di Kabupaten Tolikara.
“Puji Tuhan, melalui PKBM yang dibangun sekitar 15 tahun lalu oleh Ibu Elisabet Flassy Wandik, banyak masyarakat yang sebelumnya belum bisa membaca kini sudah mampu membaca dan menulis. Hari ini kita melihat perkembangan itu dengan hadirnya TK-PAUD dan juga SD. Penamatan hari ini merupakan yang pertama dan kami berharap sekolah ini terus berkembang serta menjadi berkat bagi masyarakat Tolikara,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Papua Pegunungan. Karena itu, anak-anak harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menghadapi perkembangan zaman.
Ia juga mengapresiasi program pembelajaran bahasa Inggris dan bahasa Mandarin yang diterapkan di TK-PAUD OEYAH WONOK. Menurutnya, kemampuan bahasa asing akan menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk bersaing di masa depan.
Selain itu, sekolah juga mengembangkan muatan lokal melalui pembelajaran Bahasa Lani sebagai bahasa ibu masyarakat Tolikara untuk memperkuat identitas budaya dan karakter generasi muda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara, Oktovianus Yeimo, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan TK-PAUD OEYAH WONOK.
“Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi. Penamatan hari ini membuktikan bahwa kita tidak tertinggal dari daerah lain. Anak-anak TK-PAUD OEYAH WONOK telah menunjukkan kemampuan dan karakter yang luar biasa,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk alat peraga, meja, kursi, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Penamatan perdana 26 peserta didik ini diharapkan menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Tolikara untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai budaya daerah.
LANNY JAYA, 9 JUNI 2026– Suara keras datang dari kalangan intelektual Lanny Jaya menyusul tragedi…
TIOM, 8 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya bergerak cepat memastikan informasi adanya warga…
TIMIKA, 8 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui RSUD Elvrida Sara resmi menjalin kerja…
JAKARTA, 8 Juni 2026 – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, melakukan pertemuan strategis dengan…
Wamena, 8 Juni 2026 – Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan, Bunda Anggieta Bestari Tabo, menghadiri…
Nabire – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Tengah berhasil menangkap seorang pelaku peredaran obat…