TIOM, 5 Oktober 2026 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya mulai mematangkan rencana pembangunan gudang penyimpanan bahan pokok, MCK dan Tempat Mandi di Pasar Tiom. Fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu para pedagang, khususnya mama-mama Papua, sekaligus memperkuat ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok di daerah.
Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd., bersama Kepala Badan Keuangan Daerah Selianus Wakur, S.E., M.Si., jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta konsultan pembangunan, turun langsung meninjau lahan yang disiapkan untuk pembangunan gudang tersebut, Senin (5/10/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mempercepat proses pembangunan fasilitas yang dinilai dibutuhkan masyarakat di kawasan Pasar Tiom.
Menurut Bupati Aletinus, pembangunan gudang tersebut salah satunya merupakan tindak lanjut atas aspirasi para mama-mama pedagang yang selama ini menghadapi persoalan ketika barang dagangan mereka belum habis terjual pada hari yang sama.
“Barang dagangan mama-mama nanti yang belum laku hari itu bisa disimpan di gudang ini dan tidak perlu dibawa pulang, sehingga besok harinya dapat kembali dijual,” ujar Aletinus.
Jawab Kebutuhan Pedagang di Pasar Tiom
Aletinus menjelaskan, keberadaan gudang diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pedagang dalam menyimpan barang dagangan yang masih layak dijual. Dengan demikian, pedagang tidak harus membawa seluruh barang dagangannya pulang setiap hari.
Selain gudang penyimpanan, Pemkab Lanny Jaya juga menyiapkan pembangunan fasilitas MCK dan kamar mandi di kawasan pasar. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan pasar sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.
“Kita langsung bangun melalui Disperindag. Untuk gudangnya sudah ada dalam APBD induk. Sedangkan MCK dan tempat mandi masyarakat nantinya sudah masuk dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2027. Ini sesuai permintaan masyarakat, terutama mama-mama pedagang kita,” tegasnya.
Lahan Milik Pemda, Pembangunan Siap Dilaksanakan
Bupati menegaskan, lahan yang berada di kawasan Pasar Tiom tersebut merupakan aset Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya. Dengan status kepemilikan tersebut, pemerintah daerah memastikan tidak ada persoalan terkait lahan yang dapat menghambat pembangunan.
Pemkab Lanny Jaya berharap pembangunan gudang, MCK, dan kamar mandi dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama para pedagang yang menggantungkan kehidupan dari aktivitas perdagangan di Pasar Tiom.
“Yang paling penting adalah pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Aletinus.
Perkuat Ketahanan Pangan Lanny Jaya
Lebih jauh, pembangunan gudang bahan pokok tidak hanya ditujukan untuk membantu pedagang. Pemerintah daerah juga melihat fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem penyimpanan dan distribusi kebutuhan pokok di Lanny Jaya.
Keberadaan gudang diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan bahan pokok, memperlancar distribusi, serta mendukung sistem perdagangan yang lebih tertata di wilayah Tiom dan sekitarnya.
Bupati Aletinus menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada fisik, tetapi harus mampu menjawab persoalan sehari-hari yang dihadapi warga.
Pembangunan gudang bahan pokok, MCK, dan fasilitas pendukung lainnya di Pasar Tiom diharapkan menjadi langkah konkret Pemkab Lanny Jaya dalam meningkatkan pelayanan publik sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan daerah.
Penulis : Gin
Editor : A. Buendi
Sumber Berita: Pemda Lanny Jaya















