Papua

Bupati Gusbager Ingin Setiap Kampung di Keerom Bebas Dari Sampah Pelastik

ARSO-Bupati Keerom Piter Gusbager S.Hut. MUP telah menyoroti pentingnya menjaga kebersihan di setiap kampung di Kabupaten Keerom agar bebas dari sampah terutama sampah plastik.

Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu kampung harus dimulai dari hal-hal kecil seperti menjaga kebersihan dan kebersihan kampung adalah kunci untuk menarik wisatawan datang ke kampung tersebut.

“Sesuai arahan saya minggu lalu yakni kampung-kampung harus bersih, sehingga orang yang datang akan nyaman di kampung tersebut. Jika kampung kotor tidak akan yang akan datang,”Katanya.

Ia meminta dukungan dari seluruh aparat kampung untuk menyediakan tempat pembuangan sampah sementara agar sampah tidak menumpuk di satu tempat.

Bupati Keerom juga meminta agar setiap orang di kampung untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengajarkan anak-anak di lingkungan sekolah dan rumah untuk melakukan hal yang sama.

Kampung Yaturaharja telah menunjukkan komitmen untuk menjaga kebersihan kampung dan telah menyediakan tempat pembuangan sampah sementara.

Oleh karena itu, Bupati Keerom memutuskan untuk memberikan bantuan satu unit motor roda tiga untuk mengangkut sampah dan membantu kampung tersebut menjadi contoh bagi kampung-kampung lainnya di Kabupaten Keerom.

Kepala Kampung Yaturaharja, Imbang Warsiman, mendukung penuh keinginan Bupati Keerom agar kampung bebas dari sampah terutama sampah plastik. Ia juga mengapresiasi langkah Pemda Keerom yang akan memberikan bantuan roda tiga pengangkut sampah dari warga ke TPS Yaturaharja. Ia berharap masyarakat terus memberikan dukungan agar setiap kampung di Kabupaten Kerom dapat bersih dan bebas dari sampah.

Akhirnya, Kepala Kampung Yaturaharja menyatakan bahwa pemerintah daerah dan kampung harus bekerja sama agar masyarakat dapat sejahtera dan mengajak semua pihak untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah.

Dengan adanya dukungan dari seluruh masyarakat, kampung-kampung di Kabupaten Keerom dapat menjadi kampung yang bersih dan bebas dari sampah terutama sampah plastik. Hal ini akan meningkatkan kualitas lingkungan dan menarik wisatawan untuk datang ke Kabupaten Keerom.(gin)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah menggelar razia penyakit masyarakat (Pekat) di depan Pos…

7 jam ago

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi

KWIYAWAGI, 16 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak…

7 jam ago

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak gereja, keluarga, dan seluruh elemen…

8 jam ago

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif

Mulia, 17 Oktober 2026 — Kelompok Kerja Guru (KKG) SD Negeri Mulia mengikuti Pelatihan Artificial…

1 hari ago

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengajak generasi muda menjadikan musik sebagai…

1 hari ago

Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting

LANNY JAYA, 17 Oktober 2026. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lanny Jaya…

1 hari ago