Buntut Sistem Noken, Pertikaian Antar Dua Kelompok Kembali Terjadi di Nduga

- Penulis

Sabtu, 13 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA– Kepolisian Resor Nduga kembali menangani kasus pertikaian lanjutan dua kelompok masyarakat di Kabupaten Nduga sebagai buntut dari kesepakatan pembagian hak suara sistem Noken. Peristiwa itu terjadi di seputaran kota Kenyam, Jumat (12/04) sekitar pukul 16.40 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. menjelaskan pertikaian antara kedua kelompok tersebut diduga kuat berawal dari kelompok Lenanus Wandikbo dan Tarni Wandikbo yang melakukan penyerangan terhadap kelompok Ikabus Gwijangge.

Sebelumnya, kedua kelompok masyarakat yang diketahui melibatkan Ketua DPRD Kabupaten Nduga, Ikabus Gwijangge dengan Kepala Distrik Geselema, Lenanus Wandikbo yang sebelumnya terjadi pada Kamis (15/02) dan Jumat (16/02) serta pada Senin (04/03) dan juga pada Sabtu (23/03).

“Bentrok tersebut kembali terjadi karena masalah pembagian suara yang belum terselesaikan dan ini merupakan kejadian ke enam kalinya,” ucap Kabid Humas, Sabtu (12/04) malam.

Sementara itu, Kapolres Nduga AKBP V.J. Parapaga, S.I.K mengatakan bahwa pihaknya melakukan tindakan tegas terukur dengan menembakan gas air mata ke arah dua kelompok tersebut dan mengimbau untuk segera membubarkan diri.

“Permasalahan kedua belah Kelompok sebenarnya telah dinyatakan selesai pada Sabtu (06/04) ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan dan perjanjian damai sehingga kejadian yang baru saja terjadi adalah karena sikap Adik Almarhum yang belum mau menerima,” ucap Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan, pasca terjadinya pertikaian personel gabungan terus melakukan patroli di sekitaran lokasi kejadian mengantisipasi bentrokan susulan. Pihak Kepolisian juga telah melakukan pendekatan kepada para tokoh-tokoh di Nduga untuk membantu meredam kedua kelompok tersebut.

“Situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, hal ini tak lepas dari kerjasama dan sinergitas bersama untuk menjaga situasi tersebut tetap terjaga dengan baik,” beber Kapolres.

Kapolres Nduga berharap situasi yang kondusif ini dapat terjaga dan stabil sehingga aktifitas masyarakat dapat berjalan dengan baik dengan normal. Pihak keamanan akan terus berupaya menjalin komunikasi bersama kedua kubu yang bertikai.

“Kami juga terus memberikan himbauan agar kedepannya masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin memecah perdamaian yang telah kami upayakan tersebut, mari berdamai demi kesejahteraan masyarakat kita semua,” tambahnya.

“Tidak ada korban jiwa dalam konflik ini,” tambahnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Ketua DPR Papua Pegunungan Tekankan Akuntabilitas dalam Pembahasan Raperdasi APBD 2025
Papua Pegunungan Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Rapat Paripurna DPR
Papua Pegunungan Resmi Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026
Irwasda Kombes Wahyu Kuncoro Pimpin Pemeriksaan Senjata Api Personel Polda Papua Tengah
Generasi Muda Puncak Jaya Berlatih Keras Demi Tugas Mulia Paskibraka
Polres Mimika Launching Turnamen Biliar Kapolres 9 Ball Sambut HUT RI ke-81
Seleksi Eselon II Papua Pegunungan, Peserta Wajib Bebas Temuan BPK
SP2D Online Pemda Nduga Resmi Dilaunching, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:42 WIT

Ketua DPR Papua Pegunungan Tekankan Akuntabilitas dalam Pembahasan Raperdasi APBD 2025

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:51 WIT

Papua Pegunungan Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di Rapat Paripurna DPR

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:57 WIT

Papua Pegunungan Resmi Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:43 WIT

Irwasda Kombes Wahyu Kuncoro Pimpin Pemeriksaan Senjata Api Personel Polda Papua Tengah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:07 WIT

Generasi Muda Puncak Jaya Berlatih Keras Demi Tugas Mulia Paskibraka

Berita Terbaru