Daerah

BPJPH Dorong Kepatuhan Retail Papua terhadap Sertifikasi Halal

JAYAPURA-Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI terus mendorong peningkatan kepatuhan pelaku usaha retail terhadap regulasi sertifikasi halal. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan Edukasi Jaminan Produk Halal (JPH) dan Pengawasan Produk yang Mengandung Porcine dan Minuman Olahan, yang digelar di ruang pertemuan Saga Mall Abepura, Kota Jayapura, Rabu (02/07/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Pengawasan JPH BPJPH, Budi Setyo Hartoto, serta dihadiri Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Yokbed Griapon; serta Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua, Marwan Sileuw.

Dalam paparannya, Budi menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi sertifikasi halal sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021. Ia menjelaskan bahwa BPJPH kini menjadi satu-satunya otoritas penyelenggara Jaminan Produk Halal, menggantikan kewenangan yang sebelumnya tersebar di sejumlah kementerian dan lembaga.

“Terdapat tiga kategori produk dalam regulasi JPH: produk wajib halal, produk dalam positive list yang tidak wajib sertifikasi, serta produk nonhalal yang wajib diberi label. Retail tidak wajib hanya menjual produk halal, tetapi wajib memisahkan penyajian produk sesuai ketentuan untuk melindungi konsumen,” ujarnya.

Budi menekankan bahwa jaminan produk halal merupakan kebutuhan seluruh masyarakat karena menyangkut kesehatan, keamanan, dan kualitas produk. Sertifikasi halal juga diyakini mampu meningkatkan daya saing, terutama bagi pelaku UMKM.

“Kami dorong pemanfaatan Program Sehati, yakni sertifikasi halal gratis bagi UMKM, yang juga didukung oleh pemda dan lembaga perbankan,” tambahnya.

Budi memaparkan bahwa pengawasan JPH mencakup berbagai produk, termasuk makanan dan minuman, kosmetik, produk kimiawi dan biologi, serta barang gunaan seperti tas dan alat tulis. Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan jasa logistik karena potensi kontaminasi silang.

“Halal adalah gaya hidup. Halal untuk semua. Kita harus bergandengan tangan dengan pelaku usaha dan instansi terkait agar pelayanan halal dapat diwujudkan secara cepat, mudah, murah, dan tepat,” tegasnya.

Senada dengan hal itu, Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Provinsi Papua sekaigus General Manager Saga Group, Harris Manuputty, menyampaikan komitmen pelaku usaha retail untuk mendukung penuh regulasi Jaminan Produk Halal.

“Kami bangga Papua, khususnya Jayapura, menjadi tuan rumah kegiatan strategis ini. Ini bukan hanya yang pertama di Papua, tapi mungkin juga yang pertama di Indonesia,” ujar Harris dalam sambutannya.

Harris mengakui masih adanya celah dalam pengawasan produk, terutama produk lokal yang masuk ke jaringan retail tanpa verifikasi memadai. Menurutnya, edukasi ini membuka wawasan para pelaku retail bahwa sertifikasi halal juga menjadi tanggung jawab mereka.

“Kadang ada produk masuk tanpa izin edar BPOM, bahkan label halal-nya diragukan. Ini harus diperbaiki. Retail pun harus memiliki standar halal,” tegasnya.

Harris juga mengapresiasi sinergi antar instansi, termasuk BPJPH, BPOM, Kanwil Kemenag, akademisi, serta dinas teknis seperti Dinas Peternakan dan Perkebunan. Ia mengungkapkan pentingnya pengawasan logistik dan penataan display produk di ritel agar tidak terjadi kontaminasi.

“Sistem distribusi kadang mencampur produk halal dan non halal. Maka, kami di Saga Group tegas dalam hal ini. Bahkan produk dari kerabat kami tolak jika belum bersertifikat halal. Ini soal komitmen. Harga mati: harus halal,” tandasnya.

Harris juga mengajak pelaku retail lain untuk tidak ragu menegakkan aturan.

“Jangan takut dimarahi bos. Justru jika konsisten dengan aturan, kepercayaan konsumen akan meningkat. Halal bukan sekadar label, tapi kepercayaan,” katanya.

Sebagai penutup, Harris berharap kegiatan edukasi seperti ini terus berlanjut demi memperkuat ekosistem halal di Papua. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPOM, Kementerian Agama, dan seluruh pihak yang telah mendukung sektor retail dalam menjalankan regulasi halal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Akreditasi Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Deputi Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH, Fitriah Setia Rini; Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura, Hermanto; Ketua Satuan Tugas (Satgas) Jaminan Produk Halal (JPH) Provinsi Papua yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Abdul Hafid Jusuf; Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Slamet Iman Santoso; Sekretaris Satgas Halal JPH Papua, Rita Wahyuningsih; Wakil Rektor I IAIN Fattahul Muluk Papua, Talabudin Umkabu; Analis Bimbingan Pelayanan dan Konsultasi Direktorat Bina Jaminan Produk Halal BPJPH, Abdul Rauf; serta Staf Bidang Sumber Daya Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Fajrin.

Hadir pula Manajer Fungsi Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Ekonomi Syariah Bank Indonesia (BI) Papua, Ardhiansyah B.; Ketua Halal Center sekaligus Ketua Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) IAIN Fattahul Muluk, Ika Putra Wiratama; Ketua LP3H LAZ Assalam Jayapura, Mohamad Huri; perwakilan Halal Center Indonesia; Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Papua; serta unsur pimpinan dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Papua, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Muamalat, pelaku usaha retail di Kota Jayapura, dan anggota tim Satgas Halal lainnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri…

1 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun

Wamena, 29 September 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah…

11 jam ago

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Jayapura, Rabu, 26 September 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Cabang Jayapura serta PT…

17 jam ago

TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman

Jayapura, 15 September 2026 – PT Pelindo Terminal Petikemas Jayapura melaksanakan kegiatan pengecatan marka di…

17 jam ago

Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik

MULIA, 30 September 2026 – Rangkaian Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP Kabupaten Puncak Jaya…

18 jam ago

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif

  Turnamen yang digelar oleh Golden Generation Nabire Papua Tengah ini menawarkan total Rp76 juta…

19 jam ago