Daerah

BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Papua Pegunungan masih menjadi perhatian, karena berdampak terhadap jarak pandang penerbangan. Selain kiriman asap dari Papua Selatan dan Papua Nugini (PNG), kebakaran hutan dan lahan di wilayah Papua Pegunungan turut memperburuk kondisi tersebut.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Wamena, Shella, mengatakan terdapat 788 titik panas (hotspot) di wilayah Papua Pegunungan, terdiri atas 58 titik kategori rendah, 645 titik kategori sedang, dan 85 titik kategori tinggi.

“Selain dari Papua Selatan, ada juga kiriman dari Papua Nugini sehingga saat ini wilayah Tanah Papua mengalami kabut asap, terutama di Papua Selatan yang kondisinya sangat parah,” ungkap Shella di Wamena, Senin (26/10/2026).

Ia menjelaskan, sekitar 60 persen kabut asap yang menyelimuti Papua Pegunungan merupakan kiriman dari wilayah lain, sedangkan 40 persen berasal dari kebakaran hutan di wilayah setempat.

Menurut Shella, sejumlah kebakaran di Jayawijaya diduga berkaitan dengan aktivitas masyarakat yang membuka lahan untuk perkebunan. Sementara itu, hujan yang sempat turun di beberapa wilayah Jayawijaya belum memberikan dampak signifikan dalam mengurangi kabut asap.

“Kalau sumber kebakarannya belum padam, asap akan tetap ada karena terbawa angin,” jelasnya.

Shella menambahkan, jarak pandang saat ini berkisar antara empat hingga lima kilometer. Kondisi tersebut masih berpotensi berubah, terutama apabila angin bertiup kencang dan membawa asap dari kawasan kebakaran menuju Kota Wamena.

Ia menyebutkan, kebakaran hutan yang masih terjadi di belakang Gunung Pikhe berpotensi memengaruhi jarak pandang, khususnya jika asap terbawa angin menuju jalur masuk pesawat atau yang dikenal sebagai pintu angin.

BMKG berharap hujan dapat turun untuk membantu mengurangi kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Papua Pegunungan. Namun, selama sumber kebakaran belum berhasil dipadamkan, potensi penyebaran asap dan penurunan jarak pandang tetap perlu diwaspadai.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

WAMENA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu aktivitas penerbangan di…

2 jam ago

BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

MULIA, 26 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan…

2 jam ago

Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional

MULIA, 24 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan…

2 jam ago

SMP Negeri 1 Nabire Barat Juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I 2026, Taklukkan SMP Negeri 5 Nabire dengan Skor Tipis di Final

NABIRE – SMP Negeri 1 Nabire Barat keluar sebagai juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua…

3 jam ago

Polres Dogiyai Dekatkan Polisi dan Generasi Muda Lewat Program Polidik, Tanamkan Disiplin dan Karakter Sejak Usia Dini

DOGIYAI – Polres Dogiyai mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).…

15 jam ago

Buronan Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia Akhirnya Ditangkap di Timika, Polisi Dalami Keterlibatan dalam Jaringan KKB

TIMIKA – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK (37), yang masuk…

16 jam ago