Daerah

BKD Puncak Jaya Genjot Proses Kenaikan Pangkat ASN, Sistem Baru Jadi Tantangan

Mulia, (Rabu, 10/09)_ Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terus berupaya mempercepat dan menyempurnakan proses kenaikan pangkat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja pemerintah daerah. Perubahan sistem dan regulasi terbaru menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaannya.

Ditemui media, Sekertaris BKD David Wonda, S.IP, menjelaskan bahwa sistem pengusulan kenaikan pangkat saat ini telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sistem sekarang sudah berubah, tidak seperti dulu lagi. Salah satu kendala teknis yang kami hadapi adalah penetapan angka kredit, terutama bagi pegawai formasi tahun 2018 yang menduduki jabatan fungsional. Mereka wajib mengusulkan kenaikan pangkat melalui sistem kredit, dan beberapa sempat tertunda karena pengembalian berkas dari BKN,” jelas David.

Selain kendala teknis, David juga menyoroti masalah administratif seperti kekurangan atau ketidaksesuaian berkas yang menyebabkan proses pengusulan harus dikembalikan dan diperbaiki.

“Hal-hal seperti kekurangan berkas itu biasa terjadi. Namun kami terus dorong agar pegawai segera melengkapi dan mengembalikan berkas yang dikoreksi,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa periodisasi pengusulan kenaikan pangkat kini telah berubah.

“Sebelumnya dilakukan dua kali dalam setahun, namun kini menjadi enam kali, bahkan berdasarkan surat terbaru, prosesnya bisa dilakukan setiap bulan. Ini peluang yang harus dimanfaatkan oleh seluruh ASN di Kabupaten Puncak Jaya.”Katanya

David mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif berkoordinasi dan bekerja sama dalam mengurus proses kepegawaian.

“Kami harap semua OPD, khususnya yang menangani kepegawaian, dapat saling berbagi informasi agar nasib pegawai di masing-masing OPD bisay terurus dengan baik.”

Dikesempatan yang sama, Rio Irfan Ronaldo D. Wonda, selalu teknis atau admin kenaikan pangkat menambahkan bahwa progres pengusulan kenaikan pangkat tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan.

“Saat ini pengusulan kenaikan pangkat sekitar 70%. Namun yang 30 % itu masih dalam proses pemeriksaan dan pemeriksaan,”pungkasnya (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Dandim Jayawijaya: Keamanan Masyarakat Tetap Menjadi Perhatian Aparat

WAMENA — Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang menyebut situasi keamanan di Kabupaten…

16 jam ago

HKGB ke-74 di Nduga, Bhayangkari Gelar Olahraga Bersama untuk Pererat Silaturahmi dan Bangun Kebersamaan Lintas Elemen Masyarakat

NDUGA – Memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Pengurus Cabang Bhayangkari Nduga…

16 jam ago

Pemuda Batak Bersatu Jayawijaya Gelar Rakerda, Tetapkan ADRT dan Program Kerja 2026–2027 sebagai Pedoman Solidaritas dan Kepedulian Sosial

WAMENA — Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Jayawijaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dalam rangka…

16 jam ago

DPRK Nduga Gelar Rapat Paripurna, Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026 dengan Fokus pada Perdamaian, Pelayanan Dasar, dan Infrastruktur

JAYAPURA — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nduga menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembukaan, pembahasan…

16 jam ago

Pemkab Puncak Jaya dan Masyarakat Wilayah II Gelar Rangkaian Kegiatan Dua Hari di Ilu, Sepakati Penyerahan Lokasi untuk DOB Kabupaten Yamo

ILU, Sabtu, 3 Oktober 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersama masyarakat Wilayah II melaksanakan…

22 jam ago

Wapangkoops TNI Habema Tinjau Satgas Pamtas Yonif 312/Kala Hitam di Nduga, Tekankan Sinergi Antarunsur Keamanan

Nduga, Papua Pegunungan – Wakil Panglima Komando Operasi (Wapangkoops) TNI Habema, Kolonel Inf Herry Purwanto,…

23 jam ago