Berharap Potensi Pertanian Terus Dikembangkan, Pemprov Papua Pegunungan Gelar Kegiatan Fasilitasi Bersama Pelaku Usaha dan Petani

- Penulis

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa pada Jumat, 13 Desember 2024, di Gedung Aithousa GKI Betlehem Wamena. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten III Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Petrus Mahuze, dan diikuti oleh kurang lebih 200 masyarakat dan perwakilan pemerintah desa.

Dalam berbagai hal, Petrus Mahuze menegaskan bahwa pemerintah provinsi mendukung penuh kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan. “Kami berharap potensi-potensi pertanian yang ada di Pegunungan Papua dapat terus dikembangkan. Melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa, kami yakin dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara signifikan,” ujarnya.

Salah satu narasumber, Prof.Dr.Ir. Ali Zum Mashar, MS, memberikan solusi untuk memaksimalkan produktivitas tanaman eksotis dan berkualitas tinggi di Lembah Baliem. “Kami memperkenalkan varietas kedelai Garuda Minggu yang produktivitasnya bisa mencapai 6 ton serta padi Trisakti Garuda yang umurnya hanya 2,5 hingga 3 bulan. Kami juga memberikan pupuk mikroba khusus untuk menjaga kesuburan tanah organik di Wamena,” jelasnya.

Prof Ali berharap generasi muda akan tertarik untuk bertani dengan adanya teknologi dan varietas unggul yang diperkenalkan. “Pertanian di sini berpotensi menjadi pemasok utama sayuran dan pangan berkualitas tinggi untuk hotel, restoran, dan perusahaan besar,” tambahnya.

Margaretha Rumbekwan, S.Sos., M.Si, menekankan pentingnya pendampingan dan pelatihan agar masyarakat dapat memanfaatkan potensi tanah yang subur. “Kami berharap masyarakat dapat lebih bergairah kembali dan mengembangkan diri mereka dengan lebih baik melalui pelatihan ini. Dengan dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten, serta alokasi dana desa yang cukup, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik,” tuturnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi penanaman langsung di lapangan, dimana para peserta mengajarkan cara menanam padi dan kedelai dengan varietas unggul. Pemerintah Kabupaten juga turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan perekonomian di Papua Pegunungan.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara
Ketua PKK Tolikara Ny.Elisabet Wandik Terima Indonesia People’s Choice Awards 2026
11 Pejabat Baru, Papua Pegunungan Mantapkan Reformasi Birokrasi
Bibit Ikan dan Pertanian, Harapan Baru untuk Keluarga Papua Tengah
Bupati Tolikara Dorong Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah 300 Hektar
Rp2,7 Miliar Dana Otsus Disalurkan untuk Pembangunan Gereja di Nduga
Bupati Yoas Beon Salurkan Dana Otsus untuk Lapangan Terbang Mbua dan Yigi
Tolikara Dorong Pertanian Terintegrasi: Kebun, Ternak, dan Adat Jadi Satu

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:32 WIT

Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:37 WIT

Ketua PKK Tolikara Ny.Elisabet Wandik Terima Indonesia People’s Choice Awards 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:42 WIT

11 Pejabat Baru, Papua Pegunungan Mantapkan Reformasi Birokrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:21 WIT

Bibit Ikan dan Pertanian, Harapan Baru untuk Keluarga Papua Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIT

Bupati Tolikara Dorong Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah 300 Hektar

Berita Terbaru