Nabire – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Tim Terpadu Penanganan Bencana dan Konflik, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di empat kabupaten yang terdampak konflik dan bencana alam, Senin (19/5/2025).
Bantuan berupa 2 ton beras, susu, mie instan, bahan pokok lainnya, serta obat-obatan didistribusikan dari Bandara Douw Aturure sebelum dikirim ke Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, dan Kabupaten Nabire.
Mewakili Gubernur Papua Tengah, Kepala Dinas Kebakaran, Penyelamatan, dan Penanggulangan Bencana serta Satuan Polisi Pamong Praja Papua Tengah, Victor Fun, menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan bertahap melalui transportasi udara guna memastikan kebutuhan masyarakat segera terpenuhi.
“Ini adalah bentuk kepedulian nyata dari Bapak Gubernur Papua Tengah dan Sekda. Kami turun langsung untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujar Victor Fun.
Ia berharap bantuan dapat didistribusikan dengan baik dan merata sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh warga. Selain itu, ia juga berdoa agar cuaca mendukung kelancaran proses distribusi.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Sosial, serta tim penyaluran bantuan lainnya. Dengan adanya aksi ini, masyarakat di Papua Tengah diharapkan dapat segera bangkit dari berbagai kesulitan yang mereka alami.
Jakarta, 11 Agustus 2026 — Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, ST (FTG), mewakili…
Puncak – Aparat kepolisian bergerak cepat memperkuat pengamanan setelah sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak,…
Puncak – Sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dibakar massa pada…
Wamena, 10 Agustus 2026 – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya melaksanakan kegiatan mediasi dalam rangka penyelesaian…
Wamena, 10 Agustus 2026 — Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya mengikuti Rapat Evaluasi Strategi Komunikasi (Strakom)…
Timika – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan pengamanan objek vital nasional PT…