Awasi Perbatasan, Tim Gakum Karantina Jayapura Cek Pelabuhan Depapre

- Penulis

Jumat, 6 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura — Memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perbatasan, Tim Penegakan Hukum (Gakum) Karantina Papua melaksanakan kegiatan koordinasi terpadu kewasdakan di Pelabuhan Laut Depapre, Kabupaten Jayapura, Kamis (5/6).

Salah satu fokus utama kegiatan kali ini adalah pengawasan terhadap KM Sabuk Nusantara 81 yang sandar di Pelabuhan Laut Depapre, yang rutin mengangkut penumpang dan barang ke wilayah-wilayah terluar Papua.

Kepala Karantina Jayapura, Lutfie Natsir, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk pendampingan operasional karantina di wilayah perbatasan dan pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa.

“Kami hadir sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan untuk memastikan tidak ada komoditas pertanian, peternakan, maupun perikanan yang berisiko membawa penyakit yang keluar masuk wilayah Papua. Pengawasan terpadu seperti ini menjadi bukti nyata bahwa karantina berperan penting dalam menjaga keamanan hayati wilayah perbatasan,” ujar Lutfi

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi seperti ini akan terus ditingkatkan untuk menekan potensi penyebaran penyakit hewan, organisme pengganggu tumbuhan, serta hama dan penyakit ikan ke wilayah Papua.

“Karantina Papua terus mendorong sinergi antar-unit kerja serta memperkuat pengawasan lintas sektor di pintu-pintu masuk strategis, seperti pelabuhan dan bandara, demi menjamin keamanan dan kelestarian sumber daya hayati nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia,” pungkasnya

Ketua Tim Gakum Karantina Jayapura, Frans Done menyampaikan tim gabungan terdiri dari Katimja Gakum, petugas teknis karantina hewan, karantina ikan, dan karantina tumbuhan Karantina Papua.

“Mereka melakukan pemeriksaan dokumen karantina, pengecekan fisik terhadap media pembawa, serta sosialisasi kepada awak kapal dan pengguna jasa terkait kewajiban karantina sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019,” jelas Frans Done disela kegiatan

Frans Done juga menyatakan hasil dari pengawasan ini tidak ditemukan pelanggaran perkarantinaan, tidak ditemukannya media pembawa hewan, ikan dan tumbuhan yg berisiko.

“Selain melakukan pengawasan, juga dilakukan koordinasi dengan dinas perhubungan setempat, dan Petugas KSOP di pelabuhan laut depapre, untuk menjalin keakraban dan kerjasama,” tutupnya

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional
Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini
STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan
Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi
Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional
Papua Pegunungan Bawa Identitas Budaya ke Panggung Nasional, Stan Kriyanusa 2026 Jadi Sorotan Pengunjung JCC Jakarta
Pemkab Puncak Jaya Dukung Pengaktifan Kembali RS Imanuel, Sinergi Pemerintah dan Gereja Perkuat Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pemkab Puncak Jaya Gelar Rapat Besar, Bupati Yuni Wonda Tegaskan Pentingnya Pemutakhiran Data Honorer dan CPNS Formasi 2024

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:02 WIT

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional

Minggu, 27 September 2026 - 09:21 WIT

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

Minggu, 27 September 2026 - 08:33 WIT

STT Arastamar Wamena Kukuhkan 87 Lulusan, Perkuat Komitmen Pendidikan Tinggi Papua Pegunungan

Sabtu, 26 September 2026 - 23:52 WIT

Razia Malam di Wamena, Polisi Amankan Ballo dan Cap Tikus dari Lokasi Produksi

Sabtu, 26 September 2026 - 23:39 WIT

Papua Pegunungan Hadir di Kriyanusa 2026, Perkenalkan Kerajinan Lokal dan Identitas Budaya ke Panggung Nasional

Berita Terbaru