Papua

Alexander Louw Minta Polresta Sorong Tegas Dalam Melindungi Kliennya

SORONG, – Alexander Louw, Kuasa Hukum Dominggas Howay selaku orang tua dari dr Yunike Howay mantan istri Jimmy Demianus Ijie meminta aparat Polresta Sorong untuk menindak tegas massa yang kini menduduki kediamannya di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Alexander mengatakan, tak hanya menduduki, massa dari pihak Yuliaus Ijie juga melakukan pengrusakan hingga penjarahan kendaran milik kliennya.

“Tidak hanya melakukan pengrusakan, massa juga menjarah mobil, motor dan menduduki rumah tersebut. Aparat harus tegas menyikapinya,” kata Alexander, Senin (7/8/2023).

Alexander menjelaskan aksi tidak menyenangakan ini, berawal dari bergulirnya kasus gugatan Yuliaus Ijie di Pengadilan Negeri Sorong terhadap Dominggas Howay tentang hak asuh anak dari alm Demianus Ijie dan mantan istrinya Yunike Howay, yang sudah berlangsung sejak 3 bulan lalu.

Lalu pada tanggal 3 Agustus 2023, pihak pengadilan menolah semua gugatan penggugat (Yuliaus Ijie) terhadap tergugas (Domimggas Howay) sehingga otomatis dimenangkan oleh pihak tergugat yang artinya hak asuh anak jatuh kepada tergugat.

“Kami menang karena gugatan ditolak semua sehingga kami yang menang,” tegas Alexander.

Sayangnya keputusan yang sudah inkrah itu tidak diterima pihak penggugat sehingga mereka menggerakan massa untuk melakukan aksi.

“Awalnya massa dengan jumlah banyak datang ingin menghadang klien kami, termasuk kami pengacara. Jadi ini yang sangat disayangkan. Tapi aparat Polresta Soromg bisa melerai mereka. Tapi ketika mereka tidak berhasil menemui klien kami di PN Sorong, lantas mereka dengan seenak hati pergi ke rumah klien kami dan melakukan pengrusakan, menjarah mobil, motor dan menduduki rumah tersebut,” beber Alexander.

Hingga saat ini kata Alexander, massa belum juga keluar dari rumah tersebut Sehingga ia berharap Kapolresta Sorong segera menyikapinya.

“Karena laporan kita sudah masuk tentang pengrusakan, pencurian dan mengarah pada pengeroyokan. Maka saya berharap kasus ini dituntaskan. Semua harus tunduk dan taat kepada hukum. Zemua bisa pakai hukum rimba, tapi jangan ini kan negara hukum,” tegasnya lagi.

“Kasia klien kami harus tidur di luar, bayar penginapan. Bagaimana naluri kita sebagai manusia. Mereka harus dikeluarkan. Ini rumah klien kami,” imbuh Alexander.

Menurut Alexander pada saat persidangan tahap mediasi, pihak penggugat sendiri bersih keras sehingga kasusnya tetap berlanjut.

“Ya kalau berlanjut ya kita lanjut. Namun begitu putusan dimenangkan oleh kita, maka kami yang menang yakni berhak untuk hak asuh anak. Lalu kenapa tidak patuh terhadap hukum,” ujar Alexander.

Kembali dipinta Alexander, aparat penegak hukum (polisi) menindak tegas massa yang menduduki rumah kliennya pasca putusan hak asuh anak. (Redaksi)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

WAMENA – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Papua Pegunungan masih menjadi perhatian, karena berdampak terhadap…

3 jam ago

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

WAMENA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu aktivitas penerbangan di…

3 jam ago

BKPPD Puncak Jaya Matangkan Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Didorong Siap Jadi ASN Profesional dan Berintegritas

MULIA, 26 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan…

4 jam ago

Pemkab Puncak Jaya Mulai Persiapan Latsar CPNS Formasi 2024, Peserta Ambil Training Kit Sebagai Tahap Awal Pembentukan ASN Profesional

MULIA, 24 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan…

4 jam ago

SMP Negeri 1 Nabire Barat Juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup I 2026, Taklukkan SMP Negeri 5 Nabire dengan Skor Tipis di Final

NABIRE – SMP Negeri 1 Nabire Barat keluar sebagai juara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua…

4 jam ago

Polres Dogiyai Dekatkan Polisi dan Generasi Muda Lewat Program Polidik, Tanamkan Disiplin dan Karakter Sejak Usia Dini

DOGIYAI – Polres Dogiyai mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).…

16 jam ago