Akses Sulit, Pelayanan Terhambat! DPRK Jayawijaya Minta Percepatan Pembangunan Jalan

- Penulis

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya, 8 Mei 2025 – Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya, Agus Logo, bersama tim melakukan kunjungan kerja ke Distrik Itlay Hisage, guna meninjau permasalahan utama dalam sektor kesehatan dan pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, ditemukan bahwa akses jalan yang terbatas menjadi kendala besar bagi tenaga medis dan pendidik, sehingga pelayanan publik belum maksimal.

Akses Jalan Buruk, Pelayanan Medis Terhambat

Distrik Itlay Hisage terbagi menjadi dua wilayah, satu yang dapat dijangkau kendaraan, sementara lainnya hanya dapat diakses dengan helikopter. Kondisi ini memperburuk akses tenaga medis, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan layanan kesehatan.

“Transportasi adalah kendala utama yang harus segera diselesaikan. Jalan penghubung antar kampung sangat diperlukan agar tenaga medis bisa menjangkau wilayah-wilayah terpencil tanpa harus bergantung pada transportasi udara,” ujar Agus Logo.

Selain masalah akses, bangunan Puskesmas di distrik tersebut dinilai tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan. Komisi C DPRK Jayawijaya meminta Pemerintah segera membangun fasilitas kesehatan yang lebih layak, sehingga masyarakat di daerah terpencil mendapatkan pelayanan medis yang optimal.

Minim Tenaga Kesehatan dan Pendidikan

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah kekurangan tenaga medis dan pendidik. Puskesmas di distrik ini hanya mengandalkan tenaga honorer, sementara tenaga dokter belum tersedia. Masyarakat berharap ada dokter yang ditempatkan, guna menangani masalah kesehatan secara lebih baik.

“Jika tenaga honorer yang telah dirumahkan bisa dikembalikan, pelayanan kesehatan akan lebih maksimal. Kami meminta Pemerintah segera memperhatikan hal ini,” tambahnya.

Dalam sektor pendidikan, ditemukan bahwa sebagian besar guru di SD Sumunikama dan Puroba masih berstatus honorer, sementara hanya Kepala Sekolah yang berstatus PNS. Masyarakat juga mengusulkan agar Pemerintah membangun sekolah SMP di distrik tersebut, mengingat jarak menuju SMP terdekat masih terlalu jauh bagi anak-anak.

Masyarakat Harapkan Perbaikan Infrastruktur dan Listrik

Selain pendidikan dan kesehatan, masyarakat juga meminta pemasangan solar panel guna mendukung ketersediaan listrik, karena wilayah tersebut masih mengalami keterbatasan akses energi.

Komisi C DPRK Jayawijaya berkomitmen untuk mendorong Pemerintah agar segera mengalokasikan anggaran pembangunan guna meningkatkan infrastruktur, kualitas layanan kesehatan, serta pemerataan pendidikan di Distrik Itlay Hisage.

“Dengan sinergi antara Legislatif dan Eksekutif, diharapkan Pemerintah dapat segera mengambil langkah nyata agar masyarakat Distrik Itlay Hisage mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan yang lebih baik,” tutup Agus Logo

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru