Ada Apa di PUPR Papua? Tokoh Adat Minta Gubernur Fakhiri Luruskan Arah Kebijakan

- Penulis

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JAYAPURA – Tokoh Papua yang juga Yo Ondofol Kampung Babrongko, Ramses Wally, mengapresiasi langkah awal Gubernur Papua Matius D. Fakhiri dalam membenahi sistem pelayanan pemerintahan dan publik di Papua. Menurutnya, inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan gubernur ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk RSUD Jayapura dan RSUD Abepura menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan visi Papua Cerah.
‎
‎“Beliau sudah tunjukkan dengan sidak ke rumah sakit dan langsung mengambil langkah tegas. Jika ada yang tidak beres, beliau bertindak. Itu bukti pemimpin yang bekerja untuk rakyat,” ujar Ramses Wally di Jayapura.
‎
‎Ia menyampaikan kebanggaannya sebagai pendukung yang melihat langsung gebrakan nyata di awal masa kepemimpinan Gubernur Fakhiri. Karena itu, ia meminta seluruh kepala dinas dan pejabat struktural bekerja dengan jujur, loyal, dan sejalan dengan kebijakan gubernur.
‎
‎Soroti Pergeseran Pejabat PUPR
‎
‎Meski demikian, Ramses Wally menyoroti adanya pergeseran sejumlah pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang dinilai janggal, khususnya yang terjadi pada masa Penjabat Gubernur dan Penjabat Sekda sebelumnya.
‎
‎Sebab, pelantikan pejabat eselon III dan IV beberapa waktu lalu, semua OPD mengisi kekosongan jabatan. Namun, di Dinas PUPR justru pejabat definitif yang dipindahkan ke jabatan yang kosong.
‎
‎Salah satu yang disorot adalah pergeseran Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Papua, yang dipindahkan ke bidang lain.
‎
‎Selain itu, jabatan salah satu kepala seksi yang sudah ada pejabatnya definitif, juga dipindahkan ke seksi lain.
‎
‎“Ini pergeseran yang menimbulkan tanda tanya. Sebab yang digeser adalah pejabat definitif. Sementara jabatan lain sebenarnya masih ada yang kosong dan seharusnya dapat diisi tanpa memindahkan pejabat definitif,” tegasnya.
‎
‎Ramses menduga ada kepentingan tertentu dalam pergantian tersebut.
‎
‎“Ini permainan apa dan untuk kepentingan siapa? Secara aturan, jika ada jabatan kosong, seharusnya ia menempati bidang Bimtek, bukan menggantikan pejabat definitif. Saya melihat ini terstruktur dan melibatkan kepentingan tertentu,” ujarnya.
‎
‎Minta Gubernur Evaluasi
‎
‎Ramses meminta Gubernur Papua untuk mengevaluasi kebijakan pergeseran tersebut.
‎
‎Menurutnya, banyak program strategis yang telah disusun di bidang tersebut dan berpihak kepada masyarakat asli Papua, terutama program padat karya dan pembangunan jalan lingkungan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
‎
‎“Kalau tidak dievaluasi, masyarakat Papua bisa datang menuntut hak mereka. Karena pembangunan harus dinikmati masyarakat, bukan digeser untuk kepentingan proyek besar yang hanya menguntungkan kelompok tertentu,” katanya.
‎
‎Ia menekankan bahwa dalam pembangunan terdapat tiga prinsip penting: manusia sebagai pelaku pembangunan, manusia sebagai penikmat pembangunan, dan jangan sampai manusia menjadi korban pembangunan.
‎
‎“Program-program yang telah dirancang untuk masyarakat jangan sampai dipindahkan demi kepentingan lain. Ini menyangkut kepercayaan dan keberpihakan kepada orang asli Papua,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

PGRI Kota Jayapura Serahkan Bantuan Seragam, Sembako, dan Uang Tunai kepada Enam Guru Korban Kebakaran di Mandala Dok V Bawah
Bapperida Puncak Jaya Raih Juara II Tingkat Provinsi Papua Tengah dalam Evaluasi DTSEN, Stunting, dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem
Meriahkan HUT ke‑4, TP PKK Mamberamo Tengah Gelar Jalan Sehat Bersama ASN, TNI‑POLRI, Pelajar, dan Masyarakat
Komnas HAM Fasilitasi Kepulangan 18 Warga Imsun, Akhiri Bertahun-Tahun Hidup dalam Pengungsian Akibat Konflik Bersenjata di Aifat Selatan
Wakil Bupati Mus Kogoya Buka Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Pelaku Usaha
Dari Pakta Integritas hingga Pesan Kebersamaan, Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kota Jayapura Jadi Momentum Memperkuat Peran Guru di Lima Distrik
Polres Deiyai Bersama Brimob BKO Wujudkan Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Bersih-Bersih Pasar, Lapangan, dan Rumah Ibadah di Waghete
Sekda Mamberamo Tengah Tegaskan Pancasila Jadi Pedoman ASN dalam Melayani Masyarakat dan Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:46 WIT

PGRI Kota Jayapura Serahkan Bantuan Seragam, Sembako, dan Uang Tunai kepada Enam Guru Korban Kebakaran di Mandala Dok V Bawah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:35 WIT

Bapperida Puncak Jaya Raih Juara II Tingkat Provinsi Papua Tengah dalam Evaluasi DTSEN, Stunting, dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:03 WIT

Meriahkan HUT ke‑4, TP PKK Mamberamo Tengah Gelar Jalan Sehat Bersama ASN, TNI‑POLRI, Pelajar, dan Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35 WIT

Komnas HAM Fasilitasi Kepulangan 18 Warga Imsun, Akhiri Bertahun-Tahun Hidup dalam Pengungsian Akibat Konflik Bersenjata di Aifat Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Wakil Bupati Mus Kogoya Buka Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Pelaku Usaha

Berita Terbaru