Jelang Sidang MK, Yopi Murib Minta Pendukung Paslon Pilkada Puncak Jaya Tetap Tenang

- Penulis

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA-Menjelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Kabupaten Puncak Jaya pada Senin, 5 Mei 2025, Pj Bupati Puncak Jaya Yopi Murib, SE, MM menghimbau semua pihak menerima apapun keputusan MK nanti.

“Terkait putusan MK besok, sesuai informasi putusannya dismisal atau lanjut pembuktian. Jadi, siapapun yang terpilih besok, itu pilihan. Entah itu kubu 01 atau 02, itu tidak ada namanya harus dia dapat/menang, itu tidak bisa,” katanya, Minggu, 4 Mei 2025.

Menurutnya, putusan MK itu merupakan putusan yang final dan tertinggi di negara ini terkait dengan PHPU Pilkada Kabupaten Puncak Jaya.

Untuk itu, Pj Bupati Yopi Murib mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Puncak Jaya baik pendukung kubu paslon bupati 01 dan 02 untuk tidak lagi saling serang.

“Sudah cukup. Hanya untuk kepentingan 5 tahun ini, kita korbannya banyak, apalagi warga yang tidak tahu apa-apa menjadi korban. Sudahlah, dia datang juga, tidak akan melihat satu persatu seluruh warga yang ada, tapi hanya untuk pembangunan daerah dan masyarakat. Tapi kubu yang mendukung juga, tidak akan mereka melihat satu persatu, lebih baik tidak usah,” ujarnya.

Pj Bupati Yopi Murib meminta semua warga Kabupaten Puncak Jaya untuk tetap tenang menjelang putusan MK tersebut.

“Mulai malam ini, besok dan seterusnya semua tetap tenang, apapun putusan MK, itu kita terima dengan lapang dada,” ujarnya.

Yopi Murib meminta kepada para tokoh gereja, tokoh pemuda, mahasiswa dan intelektual serta seluruh warga Puncak Jaya untuk bersama-sama menerima apapun putusan MK.

“Jangan memprovokasi antara satu dengan yang lain. Masyarakat jangan terprovokasi oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab,” tegasnya.

Pj Bupati Yopi Murib meminta paslon bupati nomor urut 1 Yuni Wonda – Mus Kogoya dan paslon bupati nomor urut 2 Miren Kogoya – Mendi Wonorengga untuk segera menghimbau kepada tim sukses dan para pendukungnya, tidak lagi melakukan aksi saling serang atau perang.

“Sudahlah, apapun putusannya, mari sama-sama kita terima dengan lapang dada. Jadi, antara paslon bupati 01 dan 02, untuk menginformasikan kepada pendukungnya untuk tidak melakukan gerakan tambahan. Mulai malam hingga besok, kedua paslon harus memberikan pemahaman kepada para pendukungnya, sehingga tidak mengorbankan masyarakat yang tidak tahu apa-apa,” ujarnya.

Pj Bupati Yopi Murib meminta kedua paslon bupati untuk menginformasikan kepada pendukungnya masing-masing untuk menerima apapun putusan MK untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama jatuhnya korban lagi.

“Apapun putusannya, sampaikan kepada tim sukses dan pendukung di Mulia, Puncak Jaya, sehingga mereka bisa menahan. Apalagi, sebelumnya kami sudah memberikan himbauan kepada kedua kubu, namun masyarakat tidak mendengar. Apapun itu, kepala pemimpinnya ada di kedua paslon bupati,” imbuhnya

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Dirreskrimum Polda Papua Tengah Turun Langsung Pimpin Tim Khusus Usut Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu di Dogiyai
Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun
Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan
Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai
KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik
Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat
Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 16:15 WIT

Dirreskrimum Polda Papua Tengah Turun Langsung Pimpin Tim Khusus Usut Pengeroyokan Anggota Polsek Kamu di Dogiyai

Rabu, 30 September 2026 - 14:50 WIT

Pengembangan Jaringan Senjata Ilegal Berlanjut, Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS dengan Ancaman Hukuman 15 Tahun

Rabu, 30 September 2026 - 13:53 WIT

Bincang Bareng Media di Jayapura, OJK Papua Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi Keuangan dan Stabilitas Industri Jasa Keuangan

Rabu, 30 September 2026 - 13:28 WIT

Polda Papua Tengah Kirim Tim Ditreskrimum Perkuat Penyelidikan Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Kamuu di Dogiyai

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIT

KemenPANRB Gelar Evaluasi Pemerintah Digital di Jayapura, Dorong Papua Pegunungan dan Papua Tengah Perkuat Transformasi Layanan Publik

Berita Terbaru