Gerakan Peduli Anak Pengungsi Nduga, Dewan Kesenian Papua Pegunungan Galang Bantuan

- Penulis

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 24 April 2025 – Dalam semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap generasi muda Papua, Dewan Kesenian Provinsi Papua Pegunungan berkolaborasi dengan Himpunan Lahir Besar Wamena (HILABEWA) menggelar aksi penggalangan bantuan bagi anak-anak pengungsi asal Nduga yang bersekolah di SD Kristen Duma, Wamena.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dasar bagi anak-anak tersebut, termasuk pakaian seragam sekolah, alat tulis, buku, pulpen, dan pensil. Selain itu, masyarakat diajak untuk menyumbangkan dana secara sukarela guna mendukung keberlangsungan pendidikan mereka.

Koordinator kegiatan, Warison Tabuni, mengungkapkan bahwa aksi ini akan berlangsung pada Jumat, 25 April 2025 di Jl. Yos Sudarso, depan Tugu Salib, Wamena . Namun, bagi yang ingin memberikan bantuan lebih awal, dapat langsung menyampaikan donasi ke Sekretariat Sementara Dewan Kesenian Provinsi Papua Pegunungan di Jl. Patimura, Wamena, sejak 14 April 2025 .

Aksi ini mendapat dukungan luas dari berbagai komunitas dan pelaku usaha lokal, seperti BVR Community, Papua Audio Sound System, KORMI Papua Pegunungan, AWP (Papua Journalist Association), Papuansphoto, Toko Prima Jaya, dan Mahkota Emas .

Selain sebagai wadah kepedulian, kegiatan ini juga akan diisi dengan hiburan meriah dari sejumlah grup musik lokal yang akan mengguncang panggung solidaritas. Para musisi yang turut berpartisipasi di antaranya BVR Band, MELBETS, PAPUA EEN ZIEL, PABERT, R. ACCOUSTIK, Tehibers BAND, PO Nindy Band, Suarek Studio Creative, SRA (Siepkosi Revolusi Akustik), Papustic Band, Buselek Rap, Buselek Band, Weramu, Morstart Jackson (Rap), dan An Yimumu Band .

Warison Tabuni berharap masyarakat turut serta dalam gerakan sosial ini dengan berdonasi, sekecil apa pun. “Satu seragam, satu pensil, satu senyum dari Anda bisa menjadi awal perubahan bagi masa depan anak-anak Papua,” ujarnya penuh semangat.

Melalui aksi ini, diharapkan semakin banyak pihak yang peduli terhadap pendidikan anak-anak pengungsi, serta menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi mereka dalam meraih masa depan yang lebih cerah.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran
Pemkab Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga untuk Tingkatkan Kesadaran Perempuan Hadapi Kanker Serviks
Satresnarkoba Polres Jayawijaya Amankan 1 Kg Ganja dari Kios di Pasar Wouma
TP PKK Papua Pegunungan Gelar Ibadah Rutin dan Sosialisasi Pengenalan Dini Kanker Serviks di Gereja Panorama Baptis Pike
Pemkab Nduga Salurkan 1 Ton Beras untuk Pengungsi Asal Mebrok di Molabaga Jayawijaya
Pengungsi dari 7 Distrik Masyarakat Nduuga Terima Bantuan Beras Satu Ton di Kampung Sekom
Tangis Pecah di Nabire, 11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama
Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIT

Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran

Rabu, 9 September 2026 - 15:46 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga untuk Tingkatkan Kesadaran Perempuan Hadapi Kanker Serviks

Rabu, 9 September 2026 - 15:22 WIT

Satresnarkoba Polres Jayawijaya Amankan 1 Kg Ganja dari Kios di Pasar Wouma

Rabu, 9 September 2026 - 15:10 WIT

TP PKK Papua Pegunungan Gelar Ibadah Rutin dan Sosialisasi Pengenalan Dini Kanker Serviks di Gereja Panorama Baptis Pike

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 1 Ton Beras untuk Pengungsi Asal Mebrok di Molabaga Jayawijaya

Berita Terbaru