Bupati Jayawijaya: Polisi Adat Baliem Wujudkan Kota Aman dan Nyaman

- Penulis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, 8 April 2025 – Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan keamanan wilayah, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya merekrut 100 Polisi Adat Baliem untuk menjaga ketertiban masyarakat. Perekrutan ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Jayawijaya, Athenius Murib, dalam 100 hari kerja kepemimpinannya.

Proses pembentukan polisi adat Baliem telah terlaksana di Kantor Bupati Jayawijaya pada Senin (7/4/2025) . Dalam keterangannya, Bupati Athenius Murib menegaskan bahwa kehadiran polisi adat ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat terkait situasi keamanan yang belum sepenuhnya terjamin.

“Kami mendengar langsung aspirasi masyarakat tentang meningkatnya kasus kriminalitas seperti pencurian, jambret, dan begal. Selain itu, peredaran minuman keras juga menjadi faktor yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk merekrut 100 orang polisi adat Baliem yang akan berjaga dari pagi hingga malam hari,” ungkap Bupati.

Polisi adat Baliem akan bekerja sama dengan kepolisian dan Satpol PP dalam menjalankan tugasnya. Pemkab Jayawijaya telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung operasional mereka, termasuk melibatkan pihak ketiga dalam proses pelaksanaannya.

“Kami ingin memastikan bahwa Jayawijaya tidak lagi menjadi daerah yang mencekam. Kehadiran polisi adat Baliem bertujuan agar masyarakat dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman, nyaman, dan bebas beraktivitas seperti di kota-kota lainnya,” tambah Athenius Murib.

Tak hanya menjaga ketertiban, kehadiran polisi adat Baliem juga diharapkan dapat menjadi simbol keterlibatan masyarakat dalam mengamankan daerahnya sendiri. Para anggota polisi adat ini berasal dari berbagai distrik di Jayawijaya, sehingga mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang situasi lokal dan dinamika sosial yang ada.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Jayawijaya. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan keberadaan polisi adat Baliem dapat menjadi solusi efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Penulis : Kaleb

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemkab Jayawijaya

Berita Terkait

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Kesehatan Perempuan dan Deteksi Dini Kanker Serviks untuk Perkuat Pembangunan Keluarga
Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran
Pemkab Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga untuk Tingkatkan Kesadaran Perempuan Hadapi Kanker Serviks
Satresnarkoba Polres Jayawijaya Amankan 1 Kg Ganja dari Kios di Pasar Wouma
TP PKK Papua Pegunungan Gelar Ibadah Rutin dan Sosialisasi Pengenalan Dini Kanker Serviks di Gereja Panorama Baptis Pike
Pemkab Nduga Salurkan 1 Ton Beras untuk Pengungsi Asal Mebrok di Molabaga Jayawijaya
Pengungsi dari 7 Distrik Masyarakat Nduuga Terima Bantuan Beras Satu Ton di Kampung Sekom
Tangis Pecah di Nabire, 11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:19 WIT

DP3AKB Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Kesehatan Perempuan dan Deteksi Dini Kanker Serviks untuk Perkuat Pembangunan Keluarga

Rabu, 9 September 2026 - 15:58 WIT

Tragedi Penembakan di Jayawijaya: Tiga Warga Gugur Saat Distribusi Bahan Pangan, Korban Dibawa Ke RSUD Wamena dan Polisi Lakukan Pengejaran

Rabu, 9 September 2026 - 15:46 WIT

Pemkab Puncak Jaya Gelar Sosialisasi Pembangunan Keluarga untuk Tingkatkan Kesadaran Perempuan Hadapi Kanker Serviks

Rabu, 9 September 2026 - 15:22 WIT

Satresnarkoba Polres Jayawijaya Amankan 1 Kg Ganja dari Kios di Pasar Wouma

Rabu, 9 September 2026 - 15:10 WIT

TP PKK Papua Pegunungan Gelar Ibadah Rutin dan Sosialisasi Pengenalan Dini Kanker Serviks di Gereja Panorama Baptis Pike

Berita Terbaru