Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan PMT, Upaya Tekan Stunting di Delapan Kabupaten

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan gizi masyarakat dengan mendistribusikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke delapan kabupaten di wilayah tersebut. Pendistribusian secara simbolis dilakukan pada Kamis (20/3/2025), menggunakan jalur darat dan udara untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Kepala Dinkes PP dan KB Papua Pegunungan, Isak Yikwa, menjelaskan bahwa total 13 truk penuh muatan PMT telah dikerahkan untuk pendistribusian ini. Lima truk masing-masing ditujukan ke Kabupaten Lanny Jaya dan Tolikara, sementara tiga truk dialokasikan untuk Kabupaten Mamberamo Tengah. “Khusus Mamberamo Tengah, pendistribusian akan dilakukan keesokan hari karena kondisi jalan yang kurang bersahabat,” ujar Isak.

Selain itu, tiga truk PMT juga dialokasikan untuk Kabupaten Yalimo, dan lima truk lainnya untuk Kabupaten Jayawijaya, yang merupakan ibu kota Papua Pegunungan. Untuk daerah yang tidak bisa dijangkau melalui jalan darat, seperti Kabupaten Nduga, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang, pendistribusian dilakukan menggunakan jalur udara. “Kabupaten Nduga dan Yahukimo masing-masing menerima satu ton PMT, sementara untuk Pegunungan Bintang, kami masih menunggu koordinasi dengan pihak penerbangan. Jika sudah tersedia, pengiriman akan dilakukan minggu depan,” tambahnya.

Pendistribusian PMT ini difokuskan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka. “Kami berharap melalui PMT ini, kebutuhan gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat tercukupi sehingga angka stunting di Papua Pegunungan dapat ditekan,” kata Isak penuh harapan.

Pendistribusian ini tidak hanya menjadi wujud nyata perhatian Pemprov Papua Pegunungan terhadap kesehatan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya strategis untuk memastikan generasi muda Papua Pegunungan tumbuh sehat dan siap menghadapi masa depan. Dengan upaya kolaborasi dan distribusi yang menyeluruh, program ini diharapkan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis
Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 18:27 WIT

Polres Boven Digoel Jemput 44 Penambang Kawe, Pastikan Pelayanan Humanis

Senin, 25 Mei 2026 - 14:04 WIT

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Berita Terbaru