Humanisme di Tanah Papua: Bripda Wahyu, Sahabat Anak di Pegunungan Bintang

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKSIBIL – Kehangatan terpancar di Posko Operasi Damai Cartenz-2025, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Minggu (2/3/2025). Bripda Wahyu terlihat berbincang akrab dengan seorang anak kecil, momen sederhana yang mencerminkan hubungan erat antara aparat keamanan dan masyarakat. Pemandangan ini menjadi simbol nyata dari pendekatan humanis yang diusung oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2025 dalam menciptakan rasa aman dan damai di wilayah tersebut.

Di tengah latar belakang pegunungan yang megah dan udara sejuk khas dataran tinggi, kehadiran Satgas membawa harapan baru bagi masyarakat Pegunungan Bintang. Wilayah yang sebelumnya sempat diliputi kecemasan kini perlahan kembali merasakan ketenangan, berkat pendekatan persuasif dan penuh empati yang diterapkan oleh aparat kepolisian.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa fokus utama Satgas tidak hanya pada keamanan, tetapi juga pada membangun hubungan harmonis dengan masyarakat Papua. “Kehadiran kami di sini adalah untuk menciptakan stabilitas dan keamanan bagi masyarakat. Mari kita jaga hubungan yang harmonis ini agar Papua tetap damai dan kondusif,” tegasnya.

Operasi Damai Cartenz-2025 juga melibatkan berbagai program sosial dan edukasi yang dirancang untuk menjalin kepercayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kombes Pol. Adarma Sinaga berharap bahwa melalui pendekatan ini, kedamaian yang berkelanjutan dapat tercipta di tanah Papua.

“Masyarakat yang merasa aman dan nyaman dapat beraktivitas dengan baik, dan ini akan berdampak positif pada berbagai sektor, termasuk ekonomi dan sosial,” tambahnya.

Satgas Ops Damai Cartenz-2025 terus berkomitmen untuk menjadi sahabat masyarakat Papua. Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kasih, operasi ini tidak hanya bertujuan menciptakan keamanan, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik dan damai bagi wilayah Pegunungan Bintang. Hal ini menjadi bukti bahwa TNI-Polri hadir untuk masyarakat, sebagai mitra yang terpercaya dan tulus melayani.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Satgas Operasi Damai Cartenz

Berita Terkait

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat
Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi
TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman
Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik
Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif
Pemkab Puncak Jaya Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP, Dorong Minat Baca dan Kepercayaan Diri Generasi Muda
Warga Jayapura Selatan Dikejutkan Penemuan Mayat Tengkurap di Pertigaan Alternatif Kolam Buaya, Identitas Korban Masih Misterius

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 08:10 WIT

Rakor Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Papua Pegunungan Siapkan Program Pembangunan 2.200 Rumah untuk Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 23:02 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIT

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIT

TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman

Selasa, 29 September 2026 - 15:46 WIT

Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik

Berita Terbaru