Kouta Rekrutmen CPNS 2024 Diminta 100 OAP dan Lahir Besar di Papua Pegunungan

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Pegunungan meminta agar kuota rekrutmen CPNS 2024 diprioritaskan 100% untuk Orang Asli Papua (OAP) dan Lahir Besar Papua Pegunungan. Wakil Ketua Fraksi Gabungan Perubahan Papua Pegunungan, Danius Wenda, menyampaikan permintaan ini atas nama rakyat Papua Pegunungan.

“Atas nama rakyat Papua Pegunungan, saya meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Pusat untuk memastikan penerimaan CPNS 100% bagi OAP dan Lahir Besar Papua Pegunungan,” ungkap Danius Wenda di Wamena, Selasa (28/1/25).

Danius menjelaskan bahwa peluang kerja bagi OAP di daerah ini sangat terbatas, terutama di sektor pemerintahan. Perusahaan besar seperti BUMN/BUMD, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI, Angkasapura, Telkom, BPJS, hotel, dan perusahaan swasta lainnya tidak memberikan kesempatan yang cukup bagi tenaga kerja pribumi.

“Perusahaan-perusahaan tersebut lebih mementingkan kelompok atau golongan tertentu dan mendatangkan tenaga kerja dari luar Papua dengan alasan bahwa OAP belum mampu. Padahal, perusahaan sudah memiliki Corporate Social Responsibility (CSR) yang mengatur tentang tanggung jawab sosial perusahaan di lingkungan daerah operasinya,” jelasnya.

Danius menambahkan bahwa satu-satunya perusahaan yang peduli dengan tenaga kerja OAP adalah PT. Bank Papua. Pemerintah dan DPRPP sebagai mitra harus mencari solusi untuk menekan angka pengangguran.

“Melihat jumlah sarjana yang semakin banyak setiap tahun, yang melahirkan pengangguran dan kemiskinan absolut di atas tanah mereka, saya meminta pemerintah dan DPRPP untuk mencari solusi bersama,” ujar Danius.

Danius juga menyarankan agar semua perusahaan, baik BUMN, BUMD, maupun swasta yang beroperasi di Provinsi Papua Pegunungan, wajib memberdayakan dan merekrut tenaga kerja OAP dan Lahir Besar Papua Pegunungan. “Stop membawa masuk tenaga kerja dari luar daerah. Kami akan mengawal agar perusahaan-perusahaan tidak hanya mencari laba, tetapi juga membantu tenaga kerja OAP. Jika tidak peduli, kami akan evaluasi izin usahanya,” tegasnya.

Danius menekankan pentingnya membangun Papua Pegunungan tanpa diskriminasi. “Kami ingin di provinsi baru ini, semua pihak bersama-sama meletakkan pondasi yang baik tanpa ada perbedaan dan diskriminasi di dunia kerja, untuk menghindari potensi kesenjangan sosial antara Nusantara dan OAP,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun
Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi
TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman
Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik
Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif
Pemkab Puncak Jaya Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD dan SMP, Dorong Minat Baca dan Kepercayaan Diri Generasi Muda
Warga Jayapura Selatan Dikejutkan Penemuan Mayat Tengkurap di Pertigaan Alternatif Kolam Buaya, Identitas Korban Masih Misterius
Pemkab Jayawijaya Dorong Perpustakaan Jadi Ruang Kreatif dan Pusat Literasi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:02 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Sampaikan Penjelasan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp489,8 Miliar dan Belanja Tembus Rp1,95 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIT

Pelindo Regional 4 Jayapura Gelar Sosialisasi Peralihan Nota Jasa Kepelabuhanan, Dorong Integrasi Layanan dan Kemudahan Administrasi

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIT

TPK Jayapura Lakukan Pengecatan Marka Pelabuhan, Wujudkan Komitmen K3 dan Lingkungan Kerja Aman, Tertib, Nyaman

Selasa, 29 September 2026 - 15:46 WIT

Lomba Bertutur Puncak Jaya 2026 Resmi Ditutup, 25 Peserta Tingkat SD dan SMP Tunjukkan Keberanian dan Kreativitas di Depan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 15:01 WIT

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup I Jadi Panggung Pelajar SMP Nabire Tunjukkan Bakat Sepak Bola dan Karakter Kompetitif

Berita Terbaru