Natal Kerukunan Masyarakat Batak Papua, Momentum Jaga Kebersamaan dan Kekompakan

- Penulis

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua melaksanakan Ibadah Natal Bersama di Gedung Olahraga Cenderawasih pada Jumat, 13 Desember 2024. Kegiatan ibadah ini dilaksanakan dengan khidmat dan diisi dengan nuansa budaya Batak yang kental.

Ketua KMB Papua, Ronal E. Panjaitan, SH, dalam Perayaannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Tuhan atas kebersamaan masyarakat Batak di Papua selama satu tahun terakhir. “Orang Batak Papua harus bersyukur kepada Tuhan karena satu tahun terakhir ini banyak masyarakat Batak dalam pergumulan perpolitikan dan memuji Tuhan tidak ada yang saling sikut dan menunjukkan ketidaksukaannya. Masyarakat Batak di tanah Papua, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, bersatu dan semakin kompak serta berkontribusi dalam provinsi Papua,” ujarnya.

Ronal juga mengucapkan terima kasih kepada panitia Natal KMB Tahun 2024 dan semua koordinator seksi yang telah bekerja keras, meskipun Natal kali ini dibuat dengan sederhana.

Tokoh senior Provinsi Papua, Benhur Tomi Mano, mengajak masyarakat Batak untuk bersama-sama ke Betlehem karena di sana ada kasih, damai, dan terang. “Mari masyarakat Batak membawa kedamaian dan kegembiraan bagi semua orang di Provinsi Papua. Saya terima kasih kepada orang Batak yang telah bersumbangsih membangun Papua,” katanya.

Sementara itu, Pj Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Ramses Limbong, dalam Segalanya mengatakan bahwa orang Batak harus dapat melihat siapa mereka di tanah Papua agar dapat berguna bagi orang Papua dan tanah Papua. Ia juga berpesan kepada masyarakat Batak agar bekerja keras dan percaya bahwa orang Batak adalah pekerja keras sehingga nantinya akan berhasil di tanah perantauan.

Pj Gubernur juga meminta masyarakat Batak di Papua agar selalu mengucap syukur di tanah perantauan dan saling tolong-menolong. “Masyarakat Batak juga harus rendah hati terhadap situasi apapun di tanah Papua dan menyebarkan pesan perdamaian. Saya percaya orang Batak akan selalu hidup dan berguna di mana pun ia ditempatkan,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, juga diberikan cinderamata berupa ulos kepada Pj Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano, Yunus Nussy, dan beberapa tokoh lainnya sebagai tanda penghargaan.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Nduga Resmikan Ambulans PSC 119, Layanan Darurat Kini Lebih Cepat dan Sigap
Dari Janji Menjadi Bukti, Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka untuk Masa Depan Anak-Anak Amamapare
Kapolda Papua Tengah dan Boaz Solossa Resmi Buka Kapolda Cup III di Timika
Ruben Bonay: Jelang Pesparawi Nasional, Manokwari Harus Tetap Damai
Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya Berbagi Kasih untuk Jemaat GKII Antiokhia Sugapa
Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026
Kapolda Papua Tengah Tegaskan Pembinaan Usia Dini Fondasi Atlet Hebat Masa Depan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:23 WIT

Nduga Resmikan Ambulans PSC 119, Layanan Darurat Kini Lebih Cepat dan Sigap

Senin, 15 Juni 2026 - 12:48 WIT

Dari Janji Menjadi Bukti, Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka untuk Masa Depan Anak-Anak Amamapare

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:55 WIT

Kapolda Papua Tengah dan Boaz Solossa Resmi Buka Kapolda Cup III di Timika

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:45 WIT

Ruben Bonay: Jelang Pesparawi Nasional, Manokwari Harus Tetap Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:00 WIT

Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan

Berita Terbaru