Hari Noken Sedunia, TP-PKK Papua Tengah Gelar Lomba Fashion Show Busana Rajutan Kulit Kayu

- Penulis

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Dalam Rangka memperingati Hari Noken Se-Dunia, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Papua Tengah menggelar Lomba Fashion Show busana rajutan kulit kayu. Acara ini bertujuan untuk membuktikan bahwa tangan-tangan kreatif para mama-mama Papua Tengah mampu menghasilkan karya yang bahkan tidak kalah dengan produk-produk fashion dunia sekaligus mengangkat harkat martabat perempuan.

Sebanyak 177 mama-mama Papua Tengah yang kebanyakan berlatar belakang pengrajin tas noken mendaftar mengikuti lomba fashion show, yang diselenggarakan di Aula Polres Nabire, Rabu (4/12/2024).

Penjabat Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengaj, Yosina Anwar Damanik mengungkapkan noken, bukan sekadar tas anyaman biasa. Noken adalah tas tradisional khas Papua yang berhasil meraih pengakuan dunia pada tanggal 4 desember 2012 ketika unesco secara resmi ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda.

“Penetapan bersejarah ini dilakukan di Paris, Prancis, oleh Arley Gill selaku sidang komite antar-pemerintah ke-7 untuk perlindungan warisan budaya takbenda. Dan noken adalah warisan leluhur kita, sebuah karya seni yang sarat akan makna dan filosofi. Noken adalah identitas kita sebagai orang Papua, yang telah diwariskan dari generasi ke generasi,” katanya dalam Berbagainya.

Yosina mengungkapkan proses pembuatan noken sampai hasilnya mengandung makna yang tentang ketekunan, kesabaran, dan kreativitas. Maka dari itu perlu di apresiasi setinggi-tingginya bagi mama-mama Tapua Tengah yang terus melestarikan budaya ini.

“Dengan diselenggarakannya lomba fashion show busana rajutan dari kulit kayu ini, kami ingin menunjukkan bahwa noken tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk membawa barang, tetapi juga dapat menjadi karya fashion yang modern dan bernilai tinggi. Kita ingin membuktikan bahwa tangan-tangan kreatif para mama-mama Papua Tengah mampu menghasilkan karya yang bahkan tidak kalah dengan produk-produk fashion dunia sekaligus mengangkat harkat martabat perempuan Papua Tengah,” lugasnya.

Pada momen ini juga, kata Yosina, turut hadir juga bazar noken karya anak bangsa, yang terdiri dari meja-meja dengan pertimbangan kewakilteran suku-suku di papua tengah.

“Melalui bazaar ini kami ingin memberikan kesempatan bagi para pengrajin untuk memasarkan produk nokennya dan kami pun berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin noken,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Papua Tengah, Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus, Ukkas mengungkapkan noken merupakan simbol kebanggaan masyarakat Papua. Noken juga menjadi warisan buda yang menyerap makna dari keindahan maupun keunikan di Tanah Papua.

“Noken bukan sekedar tas tradisional. Ia adalah simbol kebanggaan kita, sebuah warisan budaya yang sarat makna. Noken kini bukan hanya menjadi kebanggan masyarakat Papua, tapi juga seluruh bangsa Indonesia,” ungkap Ukkas membacakan Berbagai Pj Gubernur.

Ukkas menyampaikan melalui kegiatan ini banggaan melihat krativitas mama-mama Papua Tengah yang menghasilkan karya luar biasa. Dengan sentuhan mereka, noken telah berkembang menjadi sesuatu yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetis dan bernilai ekonomis tinggi.
“Inilah bukti nyata bahwa budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi, dan perempuan Papua adalah pilar penting dalam keberlanjutan ini. Saya juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan bazar Noken yang menjadi bagian dari acara ini. Ini adalah kesempatan bagi para pengrajin lokal untuk memasarkan produk mereka,” lugasnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Tengah

Berita Terkait

Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya
Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka
Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara
Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia
Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon
Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene
Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:21 WIT

Bupati Aletinus dan Wabup FGT Resmikan Puskesmas Muara, Pelayanan Kesehatan Kini Diperkuat di Wilayah Perbatasan Lanny Jaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:23 WIT

Detik-Detik Pesawat Caravan PK-LTF Keluar Landasan di Intan Jaya, Ban Diduga Terlepas Saat Menyentuh Runway dan Dua Penumpang Terluka

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:45 WIT

Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIT

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

Berita Terbaru