Semakin Mantap Maju Bupati Mimika, Maximus Tipagau Resmikan Barak Gladiator

- Penulis

Selasa, 18 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIMIKA– Maximus Tipagau, yang dikenal dengan julukan “Gladiator Papua,” meresmikan Barak Gladiator pada Selasa (18/06/2024). Acara ini diadakan di Jalan Cendrawasih SP 2, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, tepat di belakang perumahan Pemda, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat serta warga sekitar.

Acara dimulai dengan ibadah syukuran yang dipimpin oleh Pendeta Henok Bagau. Kehadiran masyarakat setempat dan tamu undangan menambah semarak acara tersebut. Setelah ibadah, peresmian Barak Gladiator ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Pendeta Henok Bagau dan Maximus Tipagau. Peresmian ini menandakan dibukanya barak sebagai fasilitas komunitas yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan.

Maximus Tipagau dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Barak Gladiator ini dibangun sebagai tempat akomodasi untuk para gladiator serta ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas. “Fasilitas barak ini dibuat untuk akomodasi gladiator dan bisa digunakan untuk tempat beristirahat, tempat makan, tempat menulis, tempat membaca, tempat ngopi, berdiskusi, serta untuk mengumpulkan warga dari tujuh suku di Kabupaten Mimika dan masyarakat nusantara lainnya,” jelas Maximus

Proses Pembangunan dan Tujuan Barak

Pembangunan Barak Gladiator yang memakan waktu dua minggu ini menunjukkan dedikasi Maximus dan timnya dalam menyediakan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Barak ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan yang mendukung berbagai aktivitas komunitas.

“Progres pembangunan barak ini selesai dalam dua minggu. Kami berharap barak ini bisa menjadi honai bagi semua orang, tempat di mana kita bisa berkumpul dan beraktivitas,” ujar Maximus. Barak ini dirancang sebagai tempat multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan sosial dan budaya.

Barak sebagai Simbol Kebersamaan

Kepala Barak Gladiator, Djerry Duwitau, menegaskan bahwa barak ini bukan sekadar tempat fisik, tetapi juga honai modern yang menjadi pusat pertemuan dan kegiatan. “Barak ini adalah honai, tempat di mana api di dalamnya tetap berasap sesuai dengan rencana dan program yang selama ini kami kerjakan,” kata Djerry.

Ia menambahkan bahwa meskipun teman-teman dapat membangun cabang gladiator di tempat lain, pusat kegiatan tetap berada di Barak Gladiator ini. “Pusat kegiatan kami tetap di sini. Kami ingin agar barak ini menjadi tempat berkumpul bagi semua tokoh dari tujuh suku orang asli Papua,” lanjutnya.

Pusat Aktivitas untuk Masyarakat

Djerry mengajak semua tokoh dan masyarakat dari tujuh suku di Papua untuk menggunakan barak ini sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi. “Mari kita semua berkumpul di barak ini agar api di dalam honai tetap berasap. Dengan begitu, semua rencana, usaha, dan program untuk memajukan tanah Papua dapat terus berjalan dan tidak akan padam,” tegas Djerry.

Dengan adanya Barak Gladiator ini, masyarakat Mimika diharapkan dapat memiliki tempat yang nyaman dan kondusif untuk berkumpul, beraktivitas, dan merencanakan masa depan yang lebih baik. Barak ini bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga pusat kegiatan yang dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan komunitas.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Maximus Tipagau menyampaikan harapannya agar Barak Gladiator dapat menjadi tempat yang bermanfaat bagi semua orang. Ia berharap tempat ini dapat menjadi pusat kegiatan yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Mimika.

“Semoga barak ini menjadi tempat di mana kita bisa beraktivitas, berdiskusi, dan merencanakan masa depan yang lebih baik bagi Mimika. Kami ingin tempat ini menjadi simbol kebersamaan dan pusat kegiatan yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat,” kata Maximus.

Peresmian Barak Gladiator ini merupakan langkah penting dalam upaya Maximus dan timnya untuk membangun fasilitas yang mendukung kebersamaan dan pembangunan di Kabupaten Mimika. Dengan barak ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah berkumpul dan bekerja sama dalam merencanakan serta melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.

Berita Terkait

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum
74 Tahun Masuknya Gereja Katolik di Sugapa, Polres Intan Jaya Hadir Mendukung Perayaan dengan Semangat Kebersamaan
Sekda Elai Giban Tekankan Disiplin ASN dan Penertiban Aset dalam Apel Pagi Pemprov Papua Pegunungan
Bupati Lanny Jaya Tegaskan Bahasa Ibu sebagai Identitas Papua di Kongres Bahasa Daerah Se-Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:26 WIT

Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:17 WIT

Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:28 WIT

Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terbaru