Sekda Trisiswansa Buka Kick Off dan Desiminasi Hasil Asesmen Integrasi Layanan Primer Kabupaten Keerom

- Penulis

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEEROM-Kemenkes RI, Pemprov Papua, Kabupaten Keerom bersama PATH Indonesia melaksanakan kegiatan Pertemuan Kick Off dan Deseminasi Hasil Asesmen Integrasi Layanan Primer (ILP) Kabupaten Keerom yang dilaksanakan di Hotel Grand Arso, Senin (27/2/2024) yang dibuka langsung oleh Sekda Keerom Trisiswanda Indra mewakili Bupati Keerom Piter Gusbager.

Dalam sambutan Bupati Keerom yang dibacakan oleh Sekda Keerom Trisiswanda Indra menegaskan bahwa Pelayanan Kesehatan Masyarakat adalah suatu keharusan yang tidak dapat diabaikan.

“Oleh karena itu, kita harus bersama-sama mendorong dan mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan di setiap desa dan kecamatan. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Keerom. Transformasi layanan primer, khususnya di Puskesmas, menjadi fokus utama kami dalam memastikan bahwa setiap individu mendapatkan layanan yang layak dan komprehensif,”Tegasnya

Berbagai upaya telah dilakukan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Keerom, seperti melakukan revitalisasi struktur, penataan tata kelola, mendorong lewat peraturan bupati agar dana alokasi kampung dapat mengakomodir Insentif kader kesehatan agar dapat berperan untuk promotif dan preventif sehingga kehidupan masyarakat Keerom menjadi lebih sehat.

“Saat ini, kami sadar bahwa kondisi Puskesmas membutuhkan perubahan yang mendasar. Layanan harus diberikan secara komprehensif, tidak terpaku pada program-program terpisah. Semua program harus dilaksanakan secara bersama-sama, demi memberikan pelayanan yang lebih holistik dan terintegrasi. Kami menegaskan bahwa dukungan terhadap Integrasi Layanan Primer harus menjadi komitmen bersama dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Keerom.,”Tambahnya.

Pelayanan kesehatan bukanlah pilihan, tetapi suatu keharusan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dalam penerapan ILP, dibutuhkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan atau pihak termasuk didalamnya pemerintah lokal /stakeholders dalam pembuatan berbagai kebijakan, penyiapan fasilitas yang memadai dan khususnya memasukkan berbagai perencanaan ILP dalam berbagai dokumen perencanaan pembangunan di Kabupaten Keerom. Tak kalah pentingnya perlunya pelibatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya implementasi program ini, khususnya kader penguatan kader kesehatan di masyarakat.

“Selain itu, kami juga menyadari betapa pentingnya penguatan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai perpanjangan dari Puskesmas dengan Integrasi Layanan Primer. Kami akan terus memberikan dukungan penuh untuk memperkuat peran keduanya dalam mencapai tujuan bersama kita. Tidak kalah pentingnya adalah dukungan terhadap penguatan kader kesehatan. Kami memandang kader kesehatan sebagai tulang punggung dalam menjalankan sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi.,”Jelasnya.

Sehingga, pihaknya sangat mendukung upaya PATH untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Keerom dalam transformasi layanan kesehatan primer. Kolaborasi, kerjasama, dan komitmen dari semua pihak adalah kunci keberhasilan kita bersama.(*)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar
DWP Papua Pegunungan Gelar Rangkaian Program Edukatif dan Sosial pada HUT ke-27, Dorong Lahirnya Perempuan Berkarakter dan Berdaya
Jelang Agenda Besar Olahraga Daerah, KONI Papua Pegunungan Siapkan Pelantikan Pengurus Kabupaten dan Bimtek Strategis
Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:31 WIT

DWP Papua Pegunungan Gelar Rangkaian Program Edukatif dan Sosial pada HUT ke-27, Dorong Lahirnya Perempuan Berkarakter dan Berdaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:21 WIT

Jelang Agenda Besar Olahraga Daerah, KONI Papua Pegunungan Siapkan Pelantikan Pengurus Kabupaten dan Bimtek Strategis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru