Kapolda Minta Semua Pihak Menahan Diri dan Logowo Terhadap Hasil Pemilu

- Penulis

Jumat, 23 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri SIK meminta semua pihak semua menahan diri dan tidak membuat keributan terkait penghitungan suara yang saat ini terjadi di beberapa kabupaten seperti di Lanny Jaya, Paniai, Dogiyai dan daerah lainnya di wilayah hukum Polda Papua.

Selain itu Kapolda Papua juga meminta jajarannya, pelaksana pemilu, bawaslu untuk cermat melihat kondisi yang saat ini terjadi bila tidak memungkin dilaksanakan pleno tingkat distrik maka disarankan ditarik ke ibu kota kabupaten dan selanjutnya bila dirasa tidak aman sebaiknya ditarik ke ibu kota Provinsi masing – masing.

“Yang berikut terkait dengan PSU yang dilakikan dampak daripada Pemilu tanggal 14 Februari ini hampir semua di sebagian besar kabupaten telah dilaksanakan. Saya berharap semua bisa berjalan dengan baik, saya juga berharap dari pada hasil Pemilu termasuk nanti hasil PSU sesuai dengan mekanisme yang baik,”Ungkap Kapolda Papua.

Kapolda berharap apapun hasil yang telah diperoleh dari masing-masing calon  untuk bisa menerima dengan legowo. Tidak melakukan gerakan tambahan yang bisa berdampak kepada situasi keamanan di masing-masing kabupaten.

“Kemarin kan saya sudah sampaikan berulang kali semua kejadian yang ada mulai awal dari sebelum Pileg, mau coblos, coblos, dan pasca itu semua ini berkaitan dengan tarik, rampas suara. Saya berharap kalau ini karen Pemilu kalian menggalang itu dari jauh-jauh hari untuk mengikat suaranya bukan pada saat mau pelaksanaan atau pascapelaksanaan, sehingga tidak membuat riak,”Tegasnya.

“Sekali saya minta sistem noken ini kalau mau ikat jauh-jauh hari dan saya di berbagai Safari Pemilu kali ini saya sudah minta untuk kita evaluasi. Evaluasi sistem ikat noken,”Pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis
Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi
Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua
Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah
Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting
Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif
Kebakaran Enam Hektare di Wesaput Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:56 WIT

Razia Pekat di Depan Pos Kota Nabire, Polisi Sita 15 Motor Tanpa Surat, Puluhan Sajam, serta Minuman Keras Berbagai Jenis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:36 WIT

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:27 WIT

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:46 WIT

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:16 WIT

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

Berita Terbaru