PGGP Diharapkan Berperan Memperjuangkan Keadilan dan Perdamaian di Papua

- Penulis

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA- Ketua Karateker KNPI Papua yang juga Mantan Komda PMKRI Regio Papua, Benedictus Bame berharap Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) ikut berada di garda terdepan untuk memperjuangkan perdamaian dan kesejahteraan di Provinsi Papua.

Menurut pemuda yang akrab disapa Beni ini bahwa gal ini juga menjadi perhatian Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You sebagai uskup Jayapura orang asli Papua pertama, yang juga baru dilantik sebagai Ketua Persekutuan Gereja Gereja di Papua.

“Seruan Ketua PGGP selalu mengingatkan semua pihak untuk hidup berdamai di tanah Papua. Hentikan kekerasan, kita sama-sama hidup damai. Mari kita sama-sama melakukan rekonsiliasi perdamaian,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (8/11/2023).

“Hidup damai menjadi harapan semua orang di tanah Papua, tidak ada orang ingin hidup dalam konflik,” tambahnya.

Mantan Ketua DPC PMKRI Cabang Jayapura ini mengatakan, kehadiran Gereja telah membuka peradaban dan mewarnai proses percepatan pembangunan, menyerukan perdamaian di tanah Papua. Terlebih mulai adanya keterlibatan Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dan kolaborasi dengan tokoh agama di PGGP.

“Pertemuan PGGP dengan Wapres di Jayapura dapat menjadi momentum baik untuk meningkatkan akselerasi kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan tokoh agama,” kata Beni.

Beni menyampaikan, apa yang menjadi keresahan masyarakat di Papua pada pertemuan tersebut. Terutama agenda perdamaian di Tanah Papua. Karena berbagai konflik di Papua membuat pembangunan infrstruktur dan ekonomi menjadi macet dan tidak berjalan dengan baik.

“Kita berharap Ketua PGGP yang juga merupakan Uskup Keuskupan Jayapura terus berperan aktif di garda terdepan untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian,” harapnya.

Beni menyatakan, PGGP mesti terus menjadi perekat persatuan berbagai kelompok tokoh agama, persaudaraan dan berada di garda terdepan untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian di Papua.

“Harapannya, para tokoh agama dapat menjadi pelayan yang fokus pada kebutuhan dasar jemaat, terutama di daerah-daerah pedalaman di Tanah Papua,” pungkasnya. (Redaksi).

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Polres Deiyai Gelar Baksos Bhayangkara, Wujud Nyata Kepedulian Polri
DWP Tolikara Ikuti Rakerda Papua Pegunungan, Perkuat Peran Perempuan ASN
Hadiah Ultah ke-51, Bupati Yuni Wonda Apresiasi Penghargaan BPJS Kesehatan untuk Pemda Puncak Jaya
Polda Papua Tengah Gelar Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80
Ny. Premina K. Wenda: Seminar Jadi Penguatan Peran Dharma Wanita di Lanny Jaya
Kapolres Cup 2026: Pemda Puncak Jaya Tumbangkan Samapta dengan Skor 2-0
Sisilia W. Siep Ajak DWP Se-Papua Pegunungan Hadirkan Program Berdampak Nyata
Ziarah & Tabur Bunga, Polri Papua Tengah Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIT

Polres Deiyai Gelar Baksos Bhayangkara, Wujud Nyata Kepedulian Polri

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:39 WIT

DWP Tolikara Ikuti Rakerda Papua Pegunungan, Perkuat Peran Perempuan ASN

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:54 WIT

Hadiah Ultah ke-51, Bupati Yuni Wonda Apresiasi Penghargaan BPJS Kesehatan untuk Pemda Puncak Jaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:19 WIT

Polda Papua Tengah Gelar Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:44 WIT

Ny. Premina K. Wenda: Seminar Jadi Penguatan Peran Dharma Wanita di Lanny Jaya

Berita Terbaru