Siswa SMA Muhammadiyah Jayapura Ikuti Sekolah Kebangsaan

- Penulis

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA- Pasca dideklarasikan di Jayapura, Mafindo Jayapura melanjutkan program Tular Nalar 3.0 yang dikemas dalam Sekolah Kebangsaan dimana kegiatan ini didekasikan untuk memajukan literasi digital atau berpikir kritis untuk menangkal informasi hoax.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Jayapura tersebut, melibatkan 9 orang fasilitator diantaranya Izzatul Laili, Liboria G. Atek, Mamat Fais Nay, Tenri Ugi Irianto, Annisagita, Masni Sanmas, Leran Mandacan, Etty Kambui, dan Mealeda Aksa Banop dan ratusan siswa SMA Muhammadiyah Jayapura. Turut hadir juga Ketua KPID Papua dan Ketua Bawaslu Kota Jayapura sekaligus membuka kegiatan tersebut.

“Tular Nalar 3.0 adalah satu program dari organisasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia yang konsen terhadap pemberantasan informasi hoax. Jadi kelas tular Nalar dilaksanakan sebanyak 500 kelas di seluruh Indonesia dan SMA Muhammadiyah Jayapura menjadi salah satunya,” Kata Koordinator Mafindo Jayapura, Dr. Nahria, di SMA Muhammadiyah Jayapura, Rabu (1/11/2023).

Tujuan kegiatan Tular Nalar 3.0 agar peserta lebih tahu, tanggap, dan bisa berpikir kritis di tengah gempuran hoaks, termasuk mengatasi dampaknya.

“Karena pemilih pemula ini adalah pihak yang rentan mendapat informasi hoax apalagi saat ini isu politik sangat meningkat,”Tegasnya

Sementara, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Jayapura, Udin Ramazakir menyambut dengan baik Sekolah Kebangsaan apalagi Program tular nalar 3.0 ini menyampaikan hal-hal secara baik konsepnya kepada siswa SMA Muhammadiyah Jayapura.

“Peserta tular Nalar 3.0 kita harapkan untuk implementasinya agar mereka memahami dengan baik akan konsep tersebut ,yang kedua mereka diharapkan bisa menyampaikan kepada teman-teman lainnya baik di lingkungan sekolah atau sekolah lain,” ungkapnya.

Dikatakan, karena kita tahu bahwasanya sekolah itu cepat dalam penyampaian informasi dan familiar terhadap media massa di media sosial dan mereka mempunyai persahabatan dan teman yang banyak “Jadi diharapkan mereka bisa menyampaikan informasi yang sehat kepada pihak luar dan bijak menggunakan media sosial,” ujarnya.

Lanjutnya, program ini membuka wawasan yang sangat baik jadi kami sangat mendukung dan Kegiatan ini menyasar anak muda dengan kriteria pemilih pemula pada Pemilihan Umum 2024 nantinya.

“Siswa di SMA ini sebagaimana Syarat pemilih mereka Insya Allah mulai dari kelas 11 itu hampir 70% lebih mereka pemilih dan kelas 12 itu semuanya untuk tahun depan sudah masuk 17 tahun,” tambahnya. (Ikbal Asra)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya Teguhkan Komitmen Pengabdian
PDIP Gelar Bimtek Se-Tanah Papua, Perkuat Disiplin dan Kapasitas Kader
Momentum Bhayangkara, Polda Papua Tengah Raih Tonggak Baru Pembangunan Markas Komando
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Puncak Jaya Teguhkan Makna Pengabdian
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Puncak Jaya Teguhkan Komitmen Pelayanan untuk Masyarakat
80 Tahun Mengabdi, Polri Nduga Teguhkan Komitmen untuk Masyarakat
Hari Bhayangkara ke-80, Polri Teguhkan Komitmen Mengabdi untuk Masyarakat
PERTINA Nduga Siap Berlaga di Piala Gubernur Papua Pegunungan I

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:48 WIT

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Intan Jaya Teguhkan Komitmen Pengabdian

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:32 WIT

PDIP Gelar Bimtek Se-Tanah Papua, Perkuat Disiplin dan Kapasitas Kader

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:12 WIT

Momentum Bhayangkara, Polda Papua Tengah Raih Tonggak Baru Pembangunan Markas Komando

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:33 WIT

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Puncak Jaya Teguhkan Makna Pengabdian

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:22 WIT

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Puncak Jaya Teguhkan Komitmen Pelayanan untuk Masyarakat

Berita Terbaru