Setelah Tahir, PSBS Biak Inginkan Ramai Rumakiek

- Penulis

Minggu, 15 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yan Mandenas

Yan Mandenas

JAYAPURA-Nama pemain Persipura Jayapura Ramai Rumakiek masuk dalam daftar buruan PSBS Biak diputaran kedua Pegadaian Liga 2 musim 2023/2024. Meski masih dalam status kontrak PSBS siap memboyong pemain asal Biak, Papua itu.

Manajer PSBS Yan Permenas Mandenas mengaku tertarik merekrut pemain Timnas Indonesia itu. Pria yang disapa YPM itu ingin pesepak bola kelahiran 19 April 2002 membela skuad berjuluk Badai Pasifik.

“PSBS membuka pintu selebar-lebarnya untuk Ramai Rumakiek. Dia pemain asal Biak yang punya kualitas terbaik di Papua,” ujarnya

Ramai sendiri sampai saat ini masih terikat kontrak jangka panjang dengan skuad Mutiara Hitam. Kontrak Ramai bersama Persipura selama lima tahun dan baru akan tuntas tahun ini.

“Saat ini saya dapat info gaji Ramai hanya 4 juta perbulan di Persipura. Waktu saya menjadi manajer gajinya saya kasih 30 juta perbulan. Sangat disayangkan jika pemain yang kualitas di berikan haknya sangat kecil,” katanya

Manajer yang juga anggota DPR RI itu menyayangkan nasib Ramai di Persipura. Menurutnya penghasilan yang diberikan tidak sesuai dengan kontribusi yang Ramai berikan selama ini untuk Persipura.

“Saya pastikan Ramai akan sejahtera dengan menerima upah yang layak di PSBS. Sebagai putra Papua dia wajib kami hargai sesuai dengan kemampuan dan kontribusinya,” ucapnya

PSBS tengah mencari tambahan amunisi untuk melengkapi skuad yang ada saat ini untuk putaran kedua. Selain Ramai ada beberapa mantan pemain Persipura yang masuk dalam radar. Defender Persib Bandung Victor Iqbonefo, pemain depan Persik Kediri Fery Pahabol juga masuk dalam daftar pemain yang diburu. Satu eks Persipura yang sudah bergabung saat ini adalah Muhammad Tahir. Tahir dalam proses peminjaman dari klub lamanya Madura United.

Skuad berjuluk lain Napi Bongkar itu akan melakoni laga terakhir menghadapi Persipura pada tanggal 20 Oktober di Stadion Mandala, Jayapura. PSBS baru akan tiba Senin, (16/10/2023) di Jayapura setelah berhasil meraih poin di kandang Sulut United, Manado. Seluruh pemain akan bermarkas di Swissbell Hotel, Jayapura, Papua.(gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum
Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama
Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal
Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi
Pendidikan Demokrasi Berkelanjutan: KPU Papua Pegunungan Tanamkan Kesadaran Politik Sejak Dini di Kalangan Pelajar SMA Kristen Wamena
Polres Nduga Hadir di Tengah Siswa SD Inpres Kenyam, Dorong Generasi Muda Tumbuh Disiplin, Taat Aturan, dan Berkarakter
Polres Paniai Komitmen Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Dukung Satpol PP Tegakkan Perda dan Ciptakan Ketertiban Umum

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:51 WIT

Kantah Jayawijaya Lakukan Pengukuran Ulang Tanah Runway Bandara Wamena, Pastikan Presisi Data dan Kepastian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WIT

Kantah Jayawijaya Hadir dalam Mediasi Polres: Klarifikasi Teknis Pertanahan Distrik Asso Lokobal Jadi Fokus Utama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:13 WIT

Kapolda Jermias Rontini Ingin Hidupkan Kembali Rumah Apung Kwatisore, Potensi Hiu Paus Nabire Didorong Jadi Ikon Wisata dan Penggerak Ekonomi Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:26 WIT

Kabut Asap Tebal di Lembah Baliem Ganggu Operasional Bandara Wamena, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:09 WIT

Kupon BBM Dinilai Hambat Pelayanan, DPRK Jayawijaya Minta Pengawasan Ketat dan Koordinasi Lintas Instansi

Berita Terbaru