MIMIKA – Tak pernah menyangka bisa merasakan pengalaman menjadi seorang Kapolres, Kolose Daud, Frederica, dan Elume Kiwak mendapat kesempatan istimewa mendampingi Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak, selama sehari, Senin (12/10/2026).
Bagi ketiga anak Papua ini, kesempatan tersebut bukan sekadar pengalaman mengunjungi kantor polisi. Mereka bisa melihat langsung tugas kepolisian, mengikuti kegiatan resmi bersama pejabat daerah, hingga mengenal tanggung jawab seorang pemimpin dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
Kesempatan itu mereka peroleh setelah terpilih sebagai pemenang dari 29 peserta lomba video pendek dalam program “Andai Sa Kapolres” yang diinisiasi Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak.
Hari istimewa ketiganya dimulai dengan mendampingi Kapolres Mimika memimpin apel pagi di Mapolres Mimika. Setelah itu, mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan merasakan secara langsung pengalaman berada di tengah aktivitas kepolisian.
Ketiganya kemudian mendampingi Kapolres Mimika menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan SP3. Di sana, mereka duduk di panggung kehormatan bersama para pejabat daerah dan menyaksikan momen ketika Kapolres Mimika menerima cenderamata bunga dari Bupati Mimika sebagai bentuk apresiasi atas dukungan kepolisian terhadap pemerintahan.
Pengalaman yang tidak kalah menarik terjadi ketika Kolose, Frederica, dan Elume mengunjungi tiga kantor kepolisian sektor, yakni Polsek Kuala Kencana, Polsek Kwamki Narama, dan Polsek Mimika Baru.
Di setiap kantor polisi, mereka diperkenalkan dengan lingkungan kerja serta berbagai tugas personel dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mereka juga melihat ruang mediasi yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan warga melalui musyawarah. Sementara di Kwamki Narama, ketiganya mengunjungi Pos Sekat untuk melihat secara langsung sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan mencegah konflik di tengah masyarakat.
Pengalaman menjadi Kapolres Sehari semakin berkesan ketika mereka diperkenalkan dengan tugas satuan lalu lintas. Tidak hanya melihat dari dekat, ketiganya juga turun langsung memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari cerita istimewa yang mereka dapatkan selama sehari mendampingi Kapolres Mimika. Mereka tidak hanya mengenal polisi dari balik seragam, tetapi juga melihat bagaimana aparat menjalankan tugas untuk menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan, program “Andai Sa Kapolres” dirancang untuk memberikan pengalaman berharga kepada anak-anak sekaligus menumbuhkan semangat dalam meraih cita-cita.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal tugas dan tanggung jawab seorang Kapolres secara langsung. Menurutnya, pendekatan seperti ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara kepolisian dan generasi muda sejak dini.
“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa sosok polisi bukanlah sosok yang ditakuti, melainkan figur yang bersahabat dan menyenangkan. Hal ini sejalan dengan harapan kami agar institusi kepolisian senantiasa disayangi oleh masyarakat melalui pelayanan yang tulus, khususnya bagi anak-anak,” ujar Alredo.
Ia berharap program “Andai Sa Kapolres” dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga semakin banyak anak di Mimika memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, mengenal tugas kepolisian, dan membangun keberanian dalam meraih impian.
“Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya. Kami ingin ‘Andai Sa Kapolres’ dapat menjadi motivasi bagi anak-anak di Mimika untuk meraih cita-citanya,” pungkasnya.
Bagi Kolose Daud, kesempatan tersebut memberikan pengalaman baru yang membuatnya senang sekaligus mengenalkannya pada besarnya tanggung jawab seorang polisi.
“Terima kasih untuk Bapa Kapolres, saya diberikan kesempatan sehari menjadi Kapolres. Ini adalah pengalaman saya, untuk menjadi seorang polisi,” ungkap Kolose.
Sementara itu, Elume Kiwak juga mengungkapkan kebahagiaannya setelah menjalani pengalaman yang tidak terlupakan bersama Kapolres Mimika dan jajaran kepolisian.
“Rasanya senang sekali, terima kasih Bapak Kapolres dan bapa-bapa polisi semua,” ucap Elume.
Sehari menjadi Kapolres mungkin hanya berlangsung singkat. Namun, bagi Kolose, Frederica, dan Elume, kesempatan tersebut menjadi cerita istimewa yang akan mereka kenang: pengalaman merasakan tugas seorang pemimpin, belajar tentang pengabdian, dan melihat lebih dekat dunia kepolisian yang sebelumnya mungkin hanya mereka bayangkan.
Penulis : Gin
Editor : A. Buendi
Sumber Berita: Polda Papua Tengah















